Daerah

Hidup Sehat Tanpa Stigma, Cegah HIV-AIDS Sekarang: Kolaborasi Komunitas Bangkitkan Kepedulian di Purwakarta

×

Hidup Sehat Tanpa Stigma, Cegah HIV-AIDS Sekarang: Kolaborasi Komunitas Bangkitkan Kepedulian di Purwakarta

Sebarkan artikel ini
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kab. Purwakarta Dr. EVA Lystia Dewi serta Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kyai Drs. H.M John Dien TH., SH., M.Pd. (foto : ade irma/sekilas media.com)

Purwakarta, Sekilasmedia.com – Tiga komunitas di Kabupaten Purwakarta, yaitu Brother Fillah Road to Jannah, Mutiara Muslimah, dan N One Community, bersinergi menggelar kegiatan edukasi kesehatan bertajuk “Hidup Sehat Tanpa Stigma – Cegah HIV-AIDS Sekarang”. Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Dakwah Purwakarta, pada Sabtu, (21/6/2025), mulai pukul 08.00 WIB dan terbuka untuk umum.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yakni Dr. Eva Lystia Dewi selaku Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta, serta Kyai Drs. H.M. John Dien TH., SH., M.Pd., Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Purwakarta. Keduanya memberikan pemaparan terkait bahaya HIV-AIDS, pentingnya deteksi dini, serta upaya menghapus stigma sosial terhadap para pengidap.

Dalam penyampaiannya, Dr. Eva menekankan bahwa stigma dan rasa takut kerap menjadi hambatan utama dalam upaya penanganan HIV-AIDS. Ia mengajak peserta untuk lebih terbuka dan berani memeriksakan diri. “Semakin kita menutupi, semakin kita tidak bisa menyelesaikan masalah. Kita harus ubah cara berpikir. Jangan takut, jangan malu. Justru ini saatnya berani memeriksa diri dan saling mendukung,” ujarnya.

BACA JUGA :  Nikah dengan Warga Jombang, Warga Turki di Deportasi Usai Salahi Ijin Tinggal

Dr. Eva juga menekankan bahwa perjuangan melawan HIV bukan hanya soal medis, tetapi juga bagian dari jihad sosial. “Jihad bukan hanya berperang. Berani menyuarakan kebenaran, menyelamatkan generasi dari perilaku berisiko, itu juga jihad,” tambahnya. Ia turut menyampaikan keprihatinan terhadap tren penyimpangan seksual dan menolak normalisasi pernikahan sesama jenis. “Anak-anak bisa jadi korban. Jangan sampai yang tidak tahu apa-apa justru dibuang. Jangan jauhi orangnya, jauhilah perilakunya,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kyai H.M. John Dien menyampaikan bahwa dalam Islam, kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari ajaran agama. Ia menekankan pentingnya memahami persoalan HIV-AIDS secara utuh, bukan dengan menghakimi, melainkan dengan memberikan solusi dan bimbingan.

BACA JUGA :  BUPATI TERIMA KUNJUNGAN PC NU DAN DPD MUHAMMADIYAH.

Ketua pelaksana kegiatan, Akang Ega, menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan kerja sama semua pihak. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kolaborasi antara Brother Fillah, Mutiara Muslimah, dan N One Community dalam mengedukasi masyarakat tentang pentingnya hidup sehat tanpa stigma.

Selain penyuluhan, panitia juga menyediakan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta berusia 18 tahun ke atas. Peserta juga mendapatkan sertifikat, materi edukatif, serta kesempatan memenangkan hadiah menarik. Suasana acara berlangsung hangat, interaktif, dan penuh semangat dari berbagai kalangan yang hadir.

Melalui kegiatan ini, para panitia dan narasumber berharap masyarakat semakin peduli terhadap isu HIV-AIDS, tidak menghakimi para pengidap, dan aktif dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, terbuka, dan saling mendukung.