Daerah

DPUBM Malang Tuntaskan Peningkatan Jalan Strategis di Kecamatan Bululawang

×

DPUBM Malang Tuntaskan Peningkatan Jalan Strategis di Kecamatan Bululawang

Sebarkan artikel ini
Proyek peningkatan Jalan Lumbangsari–Sukorejo telah rampung dikerjakan oleh DPUBM Kabupaten Malang yang menjadi urat nadi bagi aktivitas warga lima desa di Kecamatan Bululawang (foto istimewa).

Malang, sekilasmedia.com – Pemerintah Kabupaten Malang melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) menuntaskan proyek peningkatan Jalan Lumbangsari–Sukorejo dengan progres 100 persen per Juni 2025. Ruas jalan yang menjadi urat nadi bagi aktivitas warga lima desa di Kecamatan Bululawang itu kini tampil lebih lebar, lebih kuat, dan lebih layak dilintasi.

Ruas jalan berstatus K1 tersebut terbentang melewati Desa Krebet, Lumbangsari, Sukonolo, Bulupitu, hingga Sukorejo. Penanganan dilakukan di enam segmen kerja, dengan fokus utama pada pelebaran jalan, pengecoran (full beton), hingga pelapisan ulang aspal (AC-WC).

Perbaikan ini tak hanya menjawab kebutuhan teknis, tapi juga memudahkan mobilitas warga menuju lahan pertanian, pasar desa, pondok pesantren, hingga fasilitas publik seperti pemakaman dan Bumdes Sukonolo.

Meski sebagian besar badan jalan masih tergolong baik, titik-titik penanganan dinilai krusial untuk mendukung kelancaran arus kendaraan di wilayah tersebut. Terlebih, beberapa segmen sebelumnya hanya memiliki bahu jalan tanah yang sempit dan berisiko saat musim hujan atau volume kendaraan meningkat.

BACA JUGA :  Wakil Ketua DPRD Magetan Meninggal Dunia

Kepala DPUBM Kabupaten Malang, Khairul Isnaidi Kusuma, S.T., M.T., menegaskan pentingnya proyek ini sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memperkuat konektivitas pedesaan yang menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat.

“Kami terus mempercepat peningkatan ruas jalan strategis demi mendukung akses ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat. Pekerjaan di ruas Lumbangsari–Sukorejo ini merupakan bagian dari upaya menjaga kemantapan jalan yang berkelanjutan,” kata Kepala DPUBM Kabupaten Malang. Senin (7/6).

Pekerjaan dilakukan secara detail dalam enam segmen:
• Segmen 1 (Sukorejo): pelebaran kiri-kanan masing-masing 1 meter sepanjang 663 meter
• Segmen 2 (Bulupitu 1): pelebaran 369 meter dan full beton 59 meter selebar 4,5 meter
• Segmen 3 (Bulupitu 2): pelebaran kiri-kanan 1 meter sepanjang 531 meter
• Segmen 4 (Sukonolo): pelebaran kiri-kanan 1 meter sepanjang 467 meter
• Segmen 5 (Lumbangsari): pelapisan aspal AC-WC sepanjang 293 meter selebar 5 meter

BACA JUGA :  Kapolres Pasuruan Pimpin Upacara Sertijab Kabag SDM Polres Pasuruan

Proyek ini merupakan gabungan usulan teknokratik dan aspirasi Pokir DPRD, yang bertujuan menjawab kebutuhan nyata masyarakat di lapangan. Warga pun merespons positif keberhasilan pembangunan ini.

Nurhadi, petani dari Bulupitu, mengaku jalan yang sudah diperlebar kini jauh lebih aman dilalui truk pengangkut hasil panen. “Kalau dulu musim hujan, susah lewat. Sekarang lega, hasil panen bisa diangkut lancar ke pasar,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Nuraini, pengasuh Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Sukonolo. “Santri kami sekarang lebih mudah dijemput-antar. Jalan sudah bagus dan tidak sempit lagi. Kami sangat bersyukur,” katanya.

Proyek ini kembali menegaskan komitmen Pemkab Malang dalam menghadirkan pemerataan pembangunan infrastruktur hingga ke pelosok desa—membuka jalan, bukan hanya secara fisik, tetapi juga membuka peluang ekonomi dan harapan hidup yang lebih baik bagi masyarakatnya.(adv)