Daerah

Pengurus Wilayah NU Sumsel Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

×

Pengurus Wilayah NU Sumsel Periode 2025-2030 Resmi Dilantik

Sebarkan artikel ini
Gubernur Herman Deru Ajak Pengurus NU Sumsel Semakin Solid dan Gerak Cepat ( Foto Komifo Prov Sumsel/Lin)

PALEMBANG, Sekilasmedia.com
Gubernur Sumatera Selatan, H. Herman Deru, menghadiri pelantikan pengurus wilayah Nahdlatul Ulama (NU) Sumsel masa khidmat 2025-2030 di Griya Agung Palembang. Dengan tagline “NU Sumsel Satu Khidmat”. Pelantikan ini dipimpin langsung oleh Katib AAM KH. Ahmad Said Asrori.
Selasa (01/07/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan harapannya agar kepengurusan yang baru ini dapat semakin solid, baik secara internal maupun dalam menjalin silaturahmi.

“Saya yakin tidak ada alasan bagi NU Sumsel untuk bergerak cepat dalam pelayanan dan kepengurusan kemanusiaan. Saya merasa kerjasama ini sangat baik, dan Sumsel berhasil mempertahankan zero konflik,’ ungkap Herman Deru.

BACA JUGA :  Sukses Wujudkan Ketahanan Pangan, Desa Masangan Bungah Masuk 9 Top Nominator Nawakarsa Award 2024

la juga berharap ke depannya tidak ada perbedaan dan NU dapat memiliki peran di semua ini, termasuk pendidikan, kesehatan, dan bidang lainnya, sehingga dapat lebih menonjolkan dalam pelayanan kemanusiaan, mengingat NU adalah organisasi yang sangat besar.

Sementara itu, Ketua NU Sumsel terpilih, KH. Hendra Zainuddin, dalam sambutan perdananya mengungkapkan rasa bangga terhadap Gubernur Herman Deru. Selalu hadir dalam setiap kegiatan Nahdlatul Ulama, menginspirasi bahwa “apapun jabatannya, NU selalu di hati.”

BACA JUGA :  Satreskrim Polresta Sidoarjo mengamankan tiga pelaku pengoplosan elpiji Bersubsidi

“Setiap acara Muslimat pasti Gubernur sumatera selatan H. Herman Deru selalu hadir, Secara struktural, pengurus NU Sumsel naik signifikan. Berdasarkan survei independen, 67,20% warga Sumsel menyatakan dirinya sebagai warga NU. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang besar bagi kita semua,” tegas KH. Hendra Zainuddin.

Pelantikan ini dihadiri jajaran pimpinan pusat PBNU, termasuk KH. Yahya Cholil Staquf (Ketua Umum PBNU), KH. Anmad Said Asrori (Katib Aam PBNU), KH. Amin Said Husni (Waketum PBNU), dan H. Faisal Saimima Wasekjen PBNU. (Lin)