Jombang, Sekilasmedia.com.- Wakil Bupati Jombang Gus Salmanuddin S.Ag.,M.Pd. Secara resmi membuka pasar rakyat, dan gelar potensi hasil Produk unggulan UMKM masyarakat dari 19 desa dan 11 UMKM diwilayah Mojowarno. Bertajuk “Mojowarno creative fest 2025″, yang bertempat dilapangan Kecamatan Mojowarno pada Sabtu ( 30/08/2025 ).
Sebanyak 30 stan produk unggulan berjajar mengelilingi panggung dan tenda acara pada pagi hari ini. Stan yang terdiri dari 19 stan produk unggulan Pemerintah Desa dan 11 stan hasil UMKM wilayah Mojowarno, turut ambil bagian dalam kegiatan Mojowarno Creative Fest.
Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara Pemerintah Kecamatan Mojowarno, bersama seluruh Stakeholder yang ada di kecamatan Mojowarno. Termasuk disana ada Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama ( MWC NU ), Muhammadiyah dan seluruh Pemerintah Desa (Pemdes ) sekecamatan Mojowarno.
” Tujuan di selenggarakan kegiatan “Mojowarno Creative Fest 2025″ adalah untuk mengangkat seluruh potensi yang ada di kecamatan Mojowarno. Terutama potensi ekonomi yang diharapkan dapat mensuport serta menunjang visi misi dari Bupati dan Wakil bupati Jombang, yakni maju sejahtera untuk semua dengan ekonomi yang lebih berdaya, dan berdaya saing secara global” ungkap Ronny Camat Mojowarno dalam sambutannya.
Masih menurut M. Ronny Afriandie selaku Camat Mojowarno, kegiatan kali ini dikemas cukup berbeda, tujuannya juga untuk menampung aspirasi anak muda dalam menyalurkan kreativitas. Jadi selain untuk pameran produk unggulan, sekaligus juga dijadikan sebagai ajang untuk menampilkan Kreativitas anak muda diwilayah Mojowarno.
Dilanjutkan Wakil Bupati Salman yang memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara tersebut. Salman berharap agar kegiatan hari ini mampu mendongkrak ekonomi kerakyatan yang ada di Kabupaten Jombang.
“Acara ini menjadi panggung bagi para pelaku UMKM, untuk unjuk gigi mempromosikan berbagai produk unggulan serta dapat membuka peluang pasar yang lebih luas, melalui semangat kompetensi yang sehat” ujar Salman.
Setiap Kepala Desa ( Kades ) diharapkan mampu berlomba untuk memajukan UMKM di desanya, sesuai dengan visi misi Bupati Jombang, yakni satu dusun dapat memunculkan satu wirausaha baru.
Hal ini ditekankan pula kepada Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian ( Disdagrin ) Suwignyo, agar dijadikan perhatian khusus serta dapat dilaksana secara baik. Sehingga tidak hanya fokus membina wirausaha yang sudah ada. Tapi juga mampu membina setiap desa agar dapat mewujudkan satu dusun satu wirausaha baru. Sehingga di harapkan pada tahun 2026 sudah muncul 1200 lebih UMKM baru di Jombang.
Menurut Salman, kunci keberhasilan gelar acara semacam ini, serta kemajuan suatu daerah pada umumnya, tidak lepas dari peran aktif seluruh elemen masyarakat. Untuk itu diperlukan solidaritas yang tinggi dari masyarakat. Mau bergotong royong, membantu satu sama lain agar semakin berkembang dan maju. Karena gotong royong sendiri merupakan jatidiri bangsa yang perlu di pertahankan dan dipupuk, sehingga menjadikan masyarakat yang solid, kuat dan hebat.
Menurutnya, perbedaan bukanlah penghalang melainkan kebhinekaan yang harus dihargai dan dijaga bersama, sehingga timbul rasa saling menghargai satu sama lain.
Wakil bupati Jombang juga mengajak semuanya agar dapat menciptakan lingkungan sosial yang harmonis. Dimana setiap individu dapat merasa aman, dihargai serta memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Saling memberikan masukan membangun antar sesama pelaku usaha, serta mampu menjadi bagian dari solusi bukan sebagai sumber masalah.
Terakhir Salman juga meminta agar warga masyarakat proaktif dalam segala kegiatan positif yang ada di lingkungannya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekilasmedia.com juga sempat meminta salah satu Kepala Desa yang kebetulan hadir, untuk memberikan kesannya terkait kegiatan hari ini, Janji Ainurrofiq selaku Kades Selorejo menyampaikan. ” Acara ini sangat membantu UMKM didesa kami dan desa-desa yang lain. Dari sini kami dapat memunculkan produk unggulan yang selama ini belum begitu dikenal, sehingga dapat dikenal oleh masyarakat luas”.
” Apalagi ada dukungan dari pemerintah sehingga produk kami bisa semakin berkembang, hal ini dapat menjadi pendorong ekonomi kedepan bagi masyarakat desa kami dan desa lain, khususnya di Mojowarno ini” pungkasnya .






