Gresik, Sekilasmedia.com – Kebesaran Raja keempat Kerajaan Majapahit, yang memerintah mulai tahun 1350 – 1389 Masehi yaitu Raja Hayan Wuruk yang bergelar Sri Rajasanagara, ternyata menginspirasi salah satu peserta karnaval/pawai Kemerdekaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Hidayatus Salam Lowayu Kecamatan Dukun Kabupaten Gresik, pada Kamis (21/8/2025).
Haidar Gibran Fairuz Atmaja siswa kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah Hidayatus Salam yang mengenakan kostum Raja Hayam Wuruk sambil menunggang kuda dengan dikawal pemeran Mahapatih Gajah Mada serta beberapa prajuritnya, membuat kagum warga dan orangtua siswa yang menonton pawai tersebut.
Karnaval/pawai ini dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia yang diikuti oleh ratusan siswa dari TK, MI, MTs hingga SMA.
Melihat antusias siswa dalam kegiatan ini, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Hidayatus Salam, Amiri memberikan apresiasi dan sangat bangga atas partisipasi siswa dan wali murid dalam kegiatan pawai di lingkungan pendidikan.
“Alhamdulillah kegiatan Karnaval MI Hidayatussalam di HUT ke-80 tahun 2025 berjalan dengan tertib, lancar dan meriah. Anak-anak dan orangtuanya begitu antusias mensukseskan acara ini dengan mengenakan berbagai kostum yang mencerminkan adat budaya dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.
Tujuan dari kegiatan karnaval untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia adalah menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air dan meningkat toleransi antar semua, dengan berkeliling menelusuri jalan untuk semarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di bulan Agustus ini, imbuh Amiri.
Setiap tahun, lembaga pendidikan yang menaungi, mulai TK, MI, SMP, SMA, selalu mengadakan serangkaian kegiatan dalam memperingati HUT Republik Indonesia. Salah satunya adalah pawai/karnaval dengan rute mengelilingi Desa Lowayu.
“ Karnaval ini merupakan acara yang paling dinantikan warga, karena diikuti oleh anak-anak, pemuda-pemudi sampai orang tua. Kami dari pihak sekolahan hanya bersifat sebagai kordinator pawai saja. Mereka para siswa dan wali murid yang kreasi dalam penampilan, termasuk pengadaan alat peraga. Kami bangga karena para wali murid sangat antusias dan berlomba tampil semenarik mungkin di depan masyarakat,” terang Kepsek MI Hidayatus Salam.
Sementara terkait keikutsertaan anaknya dalam karnaval kali ini, salah satu orangtua Haidar yaitu Fairuz Fatin Bahriyah dengan bangga kepada awak media, menyampaikan bahwa keikutsertaan anaknya dalam kegiatan karnaval ini untuk memeriahkan HUT ke-80 Republik Indonesia. Dan secara tidak langsung, kegiatan ini untuk menumbuhkan jiwa semangat kebangsaan dan cinta tanah air bagi anak-anak.
Bahkan putra Fairuz ini, menunggang kuda yang dihias mirip kuda jaman kerajaan. Dia memerankan Raja terbesar dari Kerajaan Majapahit, Raja Hayam Wuruk.
Sebagai wali murid, ibunda Haidar Gibran Fairuz Atmaja merasa bangga putranya menjadi bagian dari civitas akademika Yayasan Pendidikan Ma’arif NU Hidayatus Salam Lowayu.
” Bagi kami, selaku wali murid dan siswa merasa bangga bisa ikut pawai memeriahkan Proklamasi Kemerdekaan untuk keluarga besar sekolahan,” ucapnya dengan haru.
Bahwa semarak kegiatan dalam memperingati HUT ke-80 RI yang dinisiasi oleh Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Hidayatus Salam Lowayu, sebagai wujud memperkokoh rasa persatuan dan kesatuan tanpa memandang perbedaan, cinta tanah air, memupuk jiwa patriotisme, bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan dan sportivitas bagi anak-anak dan remaja sebagai penerus estafet pembangunan bangsa.






