Daerah

Belasan Ribu Pecalang Bali Berkumpul di Renon, Tolak Tindakan Anarkis

×

Belasan Ribu Pecalang Bali Berkumpul di Renon, Tolak Tindakan Anarkis

Sebarkan artikel ini
Pecalang se Bali kumpul di lapangan Renon (foto sekilasmedia.com/soni)

Denpasar,Sekilasmedia.com
Belasan ribu pecalang dari 1500 desa adat se Bali berkumpul di lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Senin (1/9/2025).

Mereka melakukan Gelar Apel Agung Pecalang, untuk menunjukan kesiapan menjaga Bali dari hal hal yang tidak diinginkan, pasca aksi unjuk rasa anarkis yang terjadi di Polda Bali dan Kantor DPRD Bali, pada Sabtu (30/8).

Acara ini dihadiri Gubernur Bali, Wayan Koster, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bali, sebagai bentuk dukungan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Pulau Dewata.

Dalam Gelar Agung tersebut, Gubernur Koster langsung menyuarakan yel yel dukungan “Pecalang Bali, Bali Aman, Bali Aman, Bali Aman, Merdeka!” hingga membakar semangat para pecalang.

BACA JUGA :  Momen Idul Adha, Cak Syahrul Munir Bersama Santri Ponpes Zainal Abidin Bungah Bagikan Sate

Ketua Majelis Desa Adat (MDA) Provinsi Bali, Ida Pelingsir Agung Putra Sukahet, meminta para pecalang untuk selalu bersiaga di desa adat masing masing, sekaligus tempat umum dan kawasan vital di sekitarnya.

Meski begitu dalam mengamankan wilayahnya masing masing, pecalang diharapkan lebih mengutamakan pendekatan humanis, serta tidak ada satupun pecalang yang dipersenjatai.

“Kehidupan di Bali masih bergantung pada sektor pariwisata. Sehingga, situasi dan kondisi yang aman sangat diperlukan,” katanya.

Sementara itu Petajuh Manggala Badung Pasikian Pecalang Bali, I Nyoman Beker saat membacakan pernyataan sikap, bahwa massa yang melakukan aksi demo anarkis sengaja didatangkan dari luar Bali.

Karena itu menolak segala bentuk adanya demo anarkis. Gumi Bali adalah tempat kelahiran dan tempat hidup menghirup udara bali serta membangun kehidupan sejahtera dan bahagia niskala sekala.

BACA JUGA :  Satgas Pangan Polres Gresik Pantau Harga Bapokting, Stok Aman Jelang Nataru

“Tanah Gumi Bali wajib dijaga oleh seluruh komponen masyarakat Bali jangan ada pihak yang melakukan tindakan anarkis menjadikan Bali tidak aman,” tuturnya.

Pecalang Bali, juga tidak rela jika tanah dan keamanan Bali yang kondusif diganggu dan dirusak oleh aksi demonstrasi yang tidak bertanggung jawab.

“Pecalang Bali akan membela Bali secara niskala sekala dari perbuatan pihak darimana pun yang mengganggu dan menodai kesucian tanah Gumi Bali,” tandasnya.

Dia menambahkan, pecalang mendukung penuh tugas TNI dan Polri dalam menjaga keamanan Bali serta menindak tegas para pelaku anarkis.

Penulis : Soni