Daerah

Gus Bupati Tinjau Proyek Infrastruktur Strategis di Dawarblandong

×

Gus Bupati Tinjau Proyek Infrastruktur Strategis di Dawarblandong

Sebarkan artikel ini
Gus Bupati Mojokerto meninjau progres pembangunan Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong yang sudah mencapai 86 persen. (foto: Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau yang akrab disapa Gus Bupati meninjau langsung sejumlah proyek infrastruktur strategis di Kecamatan Dawarblandong, Kamis (18/9) pagi. Fokus monitoring kali ini mencakup pembangunan jembatan dan renovasi sekolah dasar yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Proyek pertama yang ditinjau adalah pembangunan Jembatan Talunbrak di Desa Talunblandong. Pekerjaan yang dimulai sejak April 2025 ini menelan anggaran Rp13,5 miliar, dengan progres mencapai 86 persen dan ditargetkan selesai pada 20 Oktober mendatang. Jembatan baru tersebut diharapkan mampu mengatasi persoalan banjir tahunan sekaligus memperlancar mobilitas dan ekonomi warga.

BACA JUGA :  Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar di Kabupaten Semarang, 510 Personel Disiagakan

“Kami melihat strukturnya kokoh dan insyaallah bisa menanggulangi banjir. Kehadiran jembatan ini juga akan mempermudah aktivitas masyarakat,” ujar Gus Bupati.

Selain itu, Gus Bupati juga meninjau pembangunan ruang kelas di SDN Gunungan, Desa Gunungan. Renovasi dilakukan menyusul robohnya atap sekolah beberapa bulan lalu. “Kami ingin memastikan proses belajar mengajar anak-anak berjalan baik. Renovasi ini ditargetkan selesai Desember dan diharapkan meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Mojokerto,” tegasnya.

BACA JUGA :  Banjir Luapan Kali Lamong Kembali Terjang Beberapa Desa Di Dua Kecamatan Ini

Monitoring berlanjut ke SDN Pucuk 1, Desa Pucuk. Pada kesempatan ini, Gus Bupati kembali menekankan pentingnya fasilitas pendidikan yang layak. “Semoga pembangunan ini membawa manfaat besar bagi anak-anak kita,” tuturnya.

Kunjungan tersebut turut dihadiri jajaran Forkopimca Dawarblandong, Kepala Dinas Pendidikan, perangkat desa, serta para kepala sekolah. Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.(wo/adv)