Jember,Sekilasmedia.com– Pemerintah Kabupaten Jember menuntaskan penyaluran honorarium bagi guru ngaji di dua desa, Kertonegoro dan Kemuningsari Kidul, Kecamatan Jenggawah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 17 Oktober 2025 bertempat di Balai Desa Kertonegoro, dengan menekankan upaya Pemkab Jember untuk mendukung kesejahteraan para pengajar agama di tingkat desa secara cepat dan tepat.
Acara penyaluran honorarium ini dihadiri langsung oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, bersama dengan Aparatur Desa Kertonegoro dan Kemuningsari Kidul, serta ratusan guru ngaji penerima honorarium.
Dalam kegiatan tersebut, Kabag Kesra Nurul Hafid Yasin menyampaikan pesan utama bahwa penyaluran honorarium ini adalah wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Jember dalam mendukung kesejahteraan para pengajar agama. “Penyaluran ini dilakukan secara cepat dan tepat guna memastikan para guru ngaji, yang merupakan pilar moral di desa, menerima hak mereka tanpa kendala,” ujarnya.
Total penerima honorarium pada penyaluran ini mencapai 135 orang di Desa Kertonegoro dan 141 orang di Desa Kemuningsari Kidul.
Proses penyaluran honorarium kali ini mendapat apresiasi positif dari para penerima. Sejumlah guru ngaji mengaku puas karena proses pencairan dana berjalan lebih cepat dari sebelumnya dan tidak memerlukan antrean panjang. Kemudahan ini dinilai sangat membantu para penerima untuk segera memanfaatkan dana tersebut.
Meski demikian, Kabag Kesra memastikan bagi guru ngaji yang namanya belum masuk dalam penyaluran tahap pertama ini, akan diprioritaskan untuk menerima honorarium pada tahap kedua berikutnya. Hal ini menunjukkan upaya Pemkab Jember untuk menjangkau seluruh guru ngaji yang berhak mendapatkan insentif.
Penyaluran Honorarium Guru Ngaji Rampung, Penerima Apresiasi Proses Cepat Tanpa Antre






