Jembrana,Sekilasmedia.com-
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui Perpres 12/2025 resmi melanjutkan proyek Tol Gilimanuk-Mengwi, sebagai calon ruas tol kedua di Bali.
Peraturan Presiden tersebut memuat Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) tahun 2025-2029, di mana proyek tol tersebut tercantum di dalamnya.
Pembangunan tol yang bernilai investasi Rp25,4 triliun ini akan dibagi dalam tiga seksi, dan diharapkan memperlancar arus, mengurai kepadatan kendaraan di Pulau Dewata.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra, menyatakan tahun ini sedang penyiapan lelang untuk 19 proyek jalan tol baru di Indonesia, salah satunya tol Gilimanuk-Mengwi.
“Tahap penyiapan lelang 19 proyek KPBU itu di alokasikan APBN sebesar Rp23,33 miliar, dan estimasi biaya investasi sebesar Rp408,68 triliun,” singkat Rachman.
Sebagai informasi, jika proyek tol Gilimanuk-Mengwi ini digadang gadang bakal menjadi tol terpanjang di Bali. Dimana proyek ini, pertama kali dicanangkan pada era Jokowi. Akan tetapi hingga saat ini pembangunan proyek tersebut tidak kunjung terealisasi.
Sebelumnya, Gubernur Bali, Wayan Koster, menegaskan bahwa untuk pembiayaan pembebasan lahan proyek tol Gilimanuk-Mengwi akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah, sementara konstruksi tol dikerjakan oleh pihak swasta.






