Bondowoso,Sekilasmedia.com — Universitas Bondowoso (Unibo) resmi melepas mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026 pada Senin, 24 November 2025. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan kampus.
Kegiatan pelepasan ini dilanjutkan dengan penerjunan mahasiswa ke wilayah penugasan di dua kecamatan. Agenda tersebut turut melibatkan perangkat kecamatan, perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) yang mendampingi langsung para peserta.
Sebelum turun ke lokasi, mahasiswa telah lebih dulu mengikuti pembekalan KKN pada 17 November 2025. Pembekalan ini menjadi bekal awal bagi peserta untuk memahami teknis pelaksanaan dan arah program kerja di masyarakat.
KKN tahun akademik 2025/2026 diikuti sebanyak 100 mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi di Unibo. Mereka ditempatkan pada dua kecamatan dan sembilan desa yang telah ditetapkan oleh LPPM Unibo.
Di Kecamatan Prajekan, mahasiswa ditempatkan di dua desa, yakni Desa Bandilan dan Desa Sempol. Sementara di Kecamatan Tenggarang terdapat tujuh desa sasaran, yaitu Tangsil Kulon, Dawuhan, Lojajar, Kajar, Gebang, Sumbersalam, dan Koncer Kidul.
Rektor Unibo, Samsul Arifin, S.Pd.I., M.H.I., menyampaikan apresiasi atas meningkatnya jumlah peserta KKN tahun ini. Ia menilai momentum tersebut menjadi kesempatan berharga bagi mahasiswa untuk mengabdikan diri secara langsung kepada masyarakat Bondowoso.
“Adanya peningkatan jumlah mahasiswa peserta KKN menjadi momentum bagi mahasiswa Unibo untuk mengabdikan diri kepada masyarakat Bondowoso,” ujar Samsul dalam sambutannya. Ia menegaskan pentingnya menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi KKN.
Samsul juga menekankan bahwa pengalaman KKN menjadi ruang pembelajaran nyata bagi mahasiswa. Menurutnya, interaksi dengan masyarakat akan memberikan pemahaman baru tentang dinamika sosial dan kebutuhan lokal yang sesungguhnya.
Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unibo, Amalia Martha Santosa, S.Pd., M.Pd., turut hadir dan memberikan pendampingan saat pelepasan. Ia menyampaikan bahwa pelaksanaan KKN tahun ini mengusung tema yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Amalia, tema KKN tahun ini adalah “Implementasi Peran Mahasiswa dalam Bidang Ekonomi Kreatif dan Kewirausahaan melalui Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Kearifan Lokal”. Tema tersebut dirancang untuk mendorong kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat.
Amalia menjelaskan bahwa mahasiswa diberikan ruang untuk mengeksplorasi keterampilan yang mereka miliki. Kreativitas mahasiswa menjadi kunci dalam merancang program-program yang berdampak pada desa sasaran.
Ia berharap kolaborasi mahasiswa dan masyarakat dapat memperkuat sektor ekonomi kreatif di masing-masing desa. Dengan begitu, kehadiran mahasiswa KKN bukan hanya formalitas akademik, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Dengan pelepasan ini, seluruh mahasiswa KKN Unibo 2025/2026 resmi mulai menjalankan pengabdian di desa masing-masing. Program ini diharapkan menjadi sarana pembentukan karakter, peningkatan kapasitas, serta penguatan kontribusi mahasiswa dalam pembangunan daerah.






