Daerah

Wisuda IAI At-Taqwa Bondowoso 2025: Seruan Integritas dan Kebangkitan Peradaban dari Bondowoso

×

Wisuda IAI At-Taqwa Bondowoso 2025: Seruan Integritas dan Kebangkitan Peradaban dari Bondowoso

Sebarkan artikel ini
Potret dari atas memperlihatkan ratusan wisudawan, wali mahasiswa, para tamu undangan, serta seluruh elemen akademik memenuhi Gedung At-Taqwa Islamic Center (AIC) (Foto: Rifky Gimnastiar/SM)

Bondowoso,Sekilasmedia.com- IAI At-Taqwa Bondowoso menggelar Sidang Terbuka Senat Akademik dalam rangka wisuda yang berlangsung di Gedung At-Taqwa Islamic Center (AIC) pada Sabtu, 29 November 2025. Acara tersebut dihadiri para tokoh pendidikan dari Bondowoso hingga tingkat Jawa Timur dan berlangsung khidmat.

Rektor IAI At-Taqwa Bondowoso, Dr. Suheri, M.Pd.I, membuka acara dengan pesan yang menegaskan bahwa wisuda tidak boleh dianggap sebagai tujuan akhir pendidikan. Ia menyampaikan bahwa kampus hanya menjadi fondasi awal bagi lulusan untuk mengarungi perjalanan panjang dalam kehidupan profesional dan sosial.

“Wisuda bukan akhir dari perjalanan akademik, bukan dari akhir dari perjalanan keilmuan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa momentum ini justru menjadi awal bagi lulusan untuk membuktikan diri melalui karya dan pengabdian. “Di sini adalah sejarah awal untuk kalian belajar lebih banyak, membuktikan, sekaligus mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan hikmah dari IAI At-Taqwa Bondowoso,” katanya menegaskan.

Dr. Suheri juga mengingatkan bahwa gelar tinggi tidak menjamin kebermanfaatan seseorang di tengah masyarakat. “Meskipun kita sudah bergelar tinggi, banyak referensi, banyak relasi, banyak pengalaman, tapi ketika kita tak bisa memberikan manfaat bagi keluarga, lingkungan dan Bondowoso ini, tentunya itu tidak ada artinya,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Wilayah IV KOPERTAIS Jawa Timur dan Koordinator Pusat Integrasi Keilmuan LPM UIN Sunan Ampel Surabaya, Dr. Ahmad Fauzi, M.Pd.I, menyoroti pentingnya integritas sebagai karakter utama lulusan. Menurutnya, integritas bukanlah hal mudah untuk diwujudkan.

“Berintegritas itu agak susah karena integritas itu kesesuaian antara apa yang diucapkan dan dilakukan. Ini yang menjadi titik tekan kita,” ujarnya. Ia menilai IAI At-Taqwa sebagai kampus yang kuat dalam komitmen mutu.

Dr. Ahmad Fauzi menyatakan kekagumannya terhadap kualitas penyelenggaraan akademik dan manajemen kampus. “Sepanjang pengetahuan saya tentang IAI At-Taqwa Bondowoso, kampus ini sangat berkomitmen dengan mutu lulusan, dengan ditopang tenaga pengajar dan tenaga kependidikan yang sangat luar biasa, sehingga proses wisuda ini berjalan dengan lancar,” katanya.

Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan pesan kuat tentang perjalanan baru para lulusan. Ia menegaskan bahwa prosesi wisuda merupakan awal dari perjuangan panjang yang menanti di masa depan.

“Wisuda ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan tahapan atau awal babak baru menuju masa depan yang lebih luas dan penuh tantangan, dan tentunya penuh dengan kesempatan dan peluang,” ujarnya. Ia mendorong para lulusan untuk bersikap aktif dan berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

Bupati Hamid juga menekankan pentingnya membangun integritas dan semangat pengabdian. “Kami berharap wisudawan dan wisudawati menjadi generasi yang berintegritas dan penuh dengan semangat pengabdian tinggi untuk membawa perubahan positif di mana kita berada,” ujarnya.

Dalam orasinya, ia menyampaikan refleksi mendalam mengenai fondasi peradaban besar dunia. “Membangun peradaban selalu melibatkan dua fondasi utama: intelektual dan spiritualitas,” ujarnya. Ia mengingatkan bahwa keduanya menjadi kunci kemajuan dalam sejarah Islam.

Ia mencontohkan kejayaan masa Abbasiyah dan Umayyah yang lahir dari perpaduan ilmu pengetahuan dan kekuatan spiritualitas umat Islam. “Ketika intelektualitas berkembang dan spiritualitas mengakar kuat, umat Islam mencapai masa keemasan,” katanya. Sebaliknya, melemahnya dua unsur itu akan melahirkan stagnasi dan kebuntuan peradaban.

Bupati Hamid turut menilai bahwa langkah-langkah akademik yang dilakukan IAI At-Taqwa sudah berada pada arah yang benar. “Melihat buku yang tadi disajikan di depan, saya optimis IAI At-Taqwa ada pada track dari apa yang kita bicarakan ini,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa Bondowoso memiliki kekayaan lembaga pendidikan Islam dan pesantren yang selama ini menjadi lumbung lahirnya generasi intelektual dan spiritual yang kuat. Menurutnya, potensi tersebut harus terus diperkuat melalui kolaborasi dan peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam rangkaian acara wisuda, kampus juga memberikan apresiasi kepada para lulusan berprestasi dari berbagai kategori akademik dan non-akademik. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk pengakuan atas kerja keras, dedikasi, dan pencapaian selama menempuh pendidikan.

Penyerahan penghargaan tersebut menjadi penutup rangkaian acara sebelum sidang senat resmi ditutup. Dengan pesan tentang integritas, intelektualitas, dan spiritualitas yang terus digaungkan, wisuda ini menandai langkah awal para lulusan untuk berkarya dan mengabdi lebih luas bagi masyarakat Bondowoso dan bangsa.