Denpasar,Sekilasmedia.com –
Gedung utama RSUD Wangaya Denpasar mulai dibongkar, untuk persiapan pembangunan poliklinik berkapasitas 5 lantai dan gedung rawat inap 400 tempat tidur di 2026.
Dari pantauan sekilasmedia.com, kaca jendela, pintu dan isi di dalam gedung sudah dibongkar, bahkan bagian atap juga telah habis diturunkan dan hanya menyisakan rangka baja.
Sedangkan untuk layanan poli masih tetap berjalan normal, karena memang menggunakan ruangan Praja di gedung sebelah selatan.
Direktur Utama RSUD Wangaya, AA Made Widiasa, Senin (8/12) mengatakan, proses pembongkaran masih dimulai. Setelah nanti selesai akan dimulai dengan pembangunan poliklinik ringkasan, menggunakan APBD 2026, alokasi anggaran mencapai Rp 100 miliar.
“Pembongkaran masih mulai. Nanti Februari 2026 akan dimulai pembangunan infrastruktur dan ditarget tuntas Desember 2026,” katanya.
Selama masa kontruksi dan adanya aktivitas pembongkaran sudah disampaikan permakluman dan disosialisasi kepada masyarakat maupun pasien.
“Sudah disosialisasikan, tujuan dari pembanguan ini untuk menjawab dan meningkatkan layanan kesehatan pada masyarakat,” jelasnya.
Seluruh layanan nanti akan ditempatkan dalam satu kawasan, mengingat gedung yang ada saat ini tidak memadai, sehingga tidak memberikan kenyamanan kepada masyarakat yang membutuhkan pemeriksaan poliklinik.
“Nanti ke 34 poliklinik yang saat ini tersebar dan terpisah pisah itu akan dipusatkan dalam satu gedung lantai lima,” tambahnya.
Dengan adanya poliklinik ringkasan ini, akan mempermudah masyarakat yang memerlukan layanan lebih dari satu poliklinik.
Sementara untuk pembangunan gedung rawat inap 400 tempat tidur akan menggunakan skema kerjasama pemerintah dan badan usaha (KPBU) yang akan dimulai tahun 2027 hingga 2029.
Penulis : Soni






