Daerah

Pemdes Wonorejo Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah, Generasi Muda Ikut Dibekali Ilmu Syariat

×

Pemdes Wonorejo Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah, Generasi Muda Ikut Dibekali Ilmu Syariat

Sebarkan artikel ini
Pemdes Wonorejo Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah, Generasi Muda Ikut Dibekali Ilmu Syariat.(foto: Clara)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pemerintah Desa (Pemdes) Wonorejo mengambil langkah edukatif dengan menyelenggarakan pelatihan perawatan jenazah di Pendopo Desa Wonorejo, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto pada Minggu (7/12/25). Kegiatan ini menjadi upaya desa untuk membekali warga dengan pemahaman yang tepat tentang tata cara memandikan dan mengkafani jenazah sesuai tuntunan agama.

Kepala Desa Wonorejo, Supariati, menegaskan bahwa pelatihan tersebut digelar agar masyarakat memiliki pengetahuan yang benar serta mampu melaksanakan tugas perawatan jenazah ketika dibutuhkan.

“Sebanyak 40 warga kami undang, termasuk anak muda. Kami ingin ada regenerasi, karena suatu saat yang tua tidak lagi sanggup melaksanakan tugas ini,” jelasnya.

BACA JUGA :  BNN Beri Edukasi Narkoba di Acara CFD Jalan Doho Kota Kediri

Ia berharap kegiatan ini dapat memperkuat kesiapan warga Wonorejo dalam menjalankan kewajiban keagamaan serta memastikan generasi muda memahami proses yang selama ini banyak dilakukan oleh para sesepuh desa.

“Semoga warga, terutama generasi muda, semakin paham dan mampu meneruskan tugas penting ini,” tambahnya.

Pelatihan diisi oleh Nur Laila Hanik, Penyuluh Agama Islam dari KUA Kecamatan. Ia memaparkan tata cara memandikan jenazah mulai dari proses penyucian hingga mengkafani, disertai penjelasan detail tahap demi tahap. Peserta tampak serius mengikuti penjelasan yang diberikan secara praktis dan mudah dipahami.

BACA JUGA :  Percepat Vaksinasi, Wapres Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi dengan Pemda

Dalam sesi tanya jawab, seorang warga bernama Hadi mengajukan pertanyaan mengenai boleh tidaknya jenazah dimandikan oleh orang yang berlainan jenis. Nur Laila menjawab tegas bahwa perawatan jenazah wajib dilakukan oleh sesama jenis untuk menjaga ketentuan syariat.

Suasana pelatihan berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Banyak warga mengaku baru memahami detail yang sebelumnya belum pernah dijelaskan secara mendalam. Kegiatan ini pun menjadi bukti komitmen Pemdes Wonorejo dalam meningkatkan literasi keagamaan masyarakat sekaligus menyiapkan generasi penerus yang mampu menjalankan amanah tersebut. (Clara)