Bondowoso,Sekilasmedia.com – Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) menyalurkan 200 unit becak listrik gratis kepada para tukang becak lansia di Kabupaten Bondowoso. Bantuan tersebut merupakan program Presiden Prabowo Subianto sebagai bentuk kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat kecil, khususnya para pekerja lanjut usia.
Penyerahan becak listrik dilakukan secara simbolis oleh Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, bersama Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid, dan ditandai dengan konvoi keliling Alun-alun Kabupaten Bondowoso.
GSN sendiri diketahui lahir pada 24 Agustus 2024 dan memiliki empat divisi utama, yakni Divisi Pendidikan, Pemberantasan Kemiskinan, Kesehatan, dan Kemanusiaan. Sebelumnya, yayasan ini dikenal dengan nama Prabowo Foundation.
Wakil Ketua Yayasan GSN, Nanik Sudaryati Deyang, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Badan Gizi Nasional, menegaskan bahwa program becak listrik ini merupakan murni keinginan Presiden Prabowo Subianto, bukan agenda politik pasca pemilu.
“Saya ini urusannya ya pokok semuanya bagian MBG, kadang Makan Bergizi Gratis, ya juga Membagi Becak Gratis,” ujar Nanik dalam sambutan ceremonialnya di Pendopo Bupati Kab. Bondowoso Minggu, (25/1).
Ia menjelaskan, program becak listrik berangkat dari empati Presiden Prabowo terhadap kondisi tukang becak lansia yang masih harus bekerja keras dengan mengayuh becak.
“Becak listrik adalah kepedihan Bapak Prabowo melihat para tukang becak para lansia yang masih harus mencari makan dengan mengayuh becak. Beliau sering menangis melihat lansia di jalan-jalan, terutama di daerah yang medannya tidak mudah dilalui,” tuturnya.
Nanik menegaskan bahwa bantuan tersebut tidak berkaitan dengan kepentingan politik.
“Pemberian ini bukan hasil kampanye pasca terpilihnya Prabowo sebagai presiden. Prabowo ini murni dari keinginan hati beliau kepada rakyat,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo telah lama konsisten memikirkan nasib masyarakat miskin.
“Saya ini 14 tahun dengan Pak Prabowo bersama-sama memikirkan masyarakat miskin. GSN ini sebelumnya namanya Prabowo Foundation,” ungkapnya.
Menurut Nanik, hingga saat ini sekitar 10.000 unit becak listrik telah disalurkan, terutama di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah. Bahkan, Presiden Prabowo telah memesan tambahan 70.000 unit becak listrik.
“Bu Nanik, 70 ribu becak listrik sudah saya pesankan lagi,” cerita Nanik menirukan pernyataan Presiden Prabowo.
Ia juga berpesan agar becak listrik tidak disalahgunakan.
“Saya titip pak polisi, pak tentara, pak kejari, pak bupati, jangan sampai becak ini dipindah tangankan,” tegasnya.
Harga setiap unit becak listrik tersebut mencapai Rp22 juta, dengan total nilai bantuan di Bondowoso mencapai Rp4,4 miliar.
Sementara itu, Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid menyampaikan bahwa bantuan becak listrik ini diharapkan mampu mendorong perekonomian masyarakat sekaligus mendukung sektor pariwisata.
“Jadi ini kita berharap dapat mendorong ekonomi masyarakat, mendongkrak pendapatan masyarakat, dan sekaligus juga sebagai jalan keluar dari angkutan lingkungan yang mungkin masih kurang di Bondowoso,” ujarnya.
Ia menambahkan, becak listrik memiliki jangkauan yang lebih luas dibandingkan becak konvensional sehingga berpotensi menunjang mobilitas wisata.
“Pariwisata di Bondowoso ini bisa ditempuh dengan becak yang daya jangkaunya lebih jauh daripada becak kayuh,” jelasnya.
Terkait fasilitas pendukung, Pemkab Bondowoso akan menyiapkan sarana pengisian daya.
“Pak Dishub sudah menyiapkan itu semua. Listriknya ini generik, bisa di-charge di mana pun, dan nanti kita bisa sediakan fasilitas tambahan,” katanya.
Bupati juga memastikan distribusi dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan tiap kecamatan, dengan prioritas wilayah kota dan penerima lansia serta difabel.
Dalam wawancara terpisah, Nanik S. Deyang menjelaskan spesifikasi becak listrik tersebut.
“Listriknya tidak sampai 450 watt, jadi di rumah-rumah sederhana pun bisa untuk nge-charge. Daya tahannya sekitar enam jam, tergantung muatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, becak listrik ini bergaransi selama satu tahun oleh PT Pindad.
“Kalau ada kerusakan setelah itu, dari kami YGSN bersama Pak Dishub akan turun langsung,” ujarnya.
GSN memastikan bantuan becak listrik akan terus berlanjut, termasuk penambahan unit untuk Kabupaten Bondowoso dalam waktu mendatang, seiring kapasitas produksi PT Pindad yang ditargetkan mencapai 25.000 unit pada tahun 2026.





