Daerah

Berkat Wadul Gus’e, Pemkab Jember Rangking 7 nasional lewat Pelayanan Publik. Tertinggi Setapal Kuda

×

Berkat Wadul Gus’e, Pemkab Jember Rangking 7 nasional lewat Pelayanan Publik. Tertinggi Setapal Kuda

Sebarkan artikel ini
Pemkab Jember dibawah pimpinan Gus Fawait sering mendapat penghargaan. (Foto pemkab jember)

 

Jember, sekilasmedia.com— Bupati Jember, Muhammad Fawait, menyampaikan capaian Indeks Pelayanan Publik (IPP) Kabupaten Jember tahun 2025 yang meningkat menjadi 4,68 dan menempatkan Jember pada rangking 7 nasional kategori kabupaten, Senin (19/01/2026).

Capaian tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor 3 Tahun 2026 tentang Hasil Pemantauan dan Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pelayanan Publik di Kementerian, Lembaga, dan Pemerintah Daerah Tahun 2025.

Nilai IPP Jember naik dibanding tahun sebelumnya yang berada di angka 4,62, sekaligus menjadi yang tertinggi di wilayah Tapal Kuda, Jawa Timur.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menyampaikan, hasil tersebut merupakan kerja bersama seluruh perangkat daerah dengan dukungan masyarakat dalam mendorong perbaikan pelayanan publik.

BACA JUGA :  Bupati Ikfina Terima Penghargaan Anugerah Meritokrasi 2021

“Kami ingin memastikan pelayanan publik di Jember benar-benar mudah diakses, cepat, transparan, dan dirasakan manfaatnya oleh warga,” kata Gus Fawait.

Ia menyebutkan, reformasi birokrasi dijalankan melalui perubahan langsung dalam pola pelayanan kepada masyarakat.

“Kami tidak ingin pelayanan hanya bagus di atas kertas. Yang terpenting, masyarakat merasa dilayani dengan baik, tidak dipersulit, dan mendapatkan kepastian,” tegasnya.

Gus Fawait juga mengulas peran program Wadul Gus’e sebagai kanal pengaduan dan aspirasi masyarakat yang terintegrasi dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Lewat Wadul Gus’e, masyarakat bisa menyampaikan keluhan secara langsung. Setiap laporan kami tindak lanjuti, sehingga pelayanan terus kami perbaiki dari suara warga sendiri,” jelasnya.

BACA JUGA :  BUPATI BUKA BBGRM KE-15 DAN HARI KESATUAN GERAK PKK KE - 46 TAHUN 2018. DIPENDOPO KAB.LUMAJANG

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Jember melakukan pembenahan layanan melalui penyempurnaan standar pelayanan, penguatan sistem pengaduan masyarakat, serta optimalisasi layanan berbasis digital.

Pada awal tahun 2026, Pemkab Jember meluncurkan inovasi PETA CINTA (Pelayanan Tuntas Cetak E-KTP di Kecamatan).

“Sekarang warga tidak perlu lagi jauh-jauh ke kabupaten untuk mencetak e-KTP. Cukup di kecamatan, lebih dekat, lebih cepat, dan lebih efisien,” kata Gus Fawait.

Menurutnya, capaian rangking 7 nasional tersebut menjadi pijakan untuk peningkatan layanan publik ke depan.

“Target kami bukan sekadar mempertahankan peringkat, tapi memastikan pelayanan publik di Jember terus naik kelas. Kami ingin Jember menjadi contoh praktik pelayanan publik yang profesional, humanis, dan berdaya saing,” ujarnya.