Gresik,Sekilasmedia.com- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Gresik melaksanakan reses masa persidangan II tahun 2026, dalam rangka menyerap aspirasi masyarakat. Begitu juga yang dilakukan oleh Anggota DPRD Gresik asal Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dapil 1 (Gresik-Kebomas) Danang Swantara, pada Sabtu sore (14/2/2026).
Danang Swantara pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa dalam reses tahap II ini, kita menjaring aspirasi dari perwakilan masyarakat dapil Gresik – Kebomas yang di undang terkait permasalahan dan kebutuhan infrastruktur yang muncul di lingkungan mereka masing-masing.
Dalam pertemuan ini diharapkan adanya masukan-masukan masyarakat kepada pemerintahan Yani-Alif supaya proses pembangunan ini lebih terarah. Tahun ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Gresik mencanangkan lima program skala prioritas yaitu pemukiman kumuh dan tidak layak huni, saluran air/udict, rehabilitasi sarpras posyandu, jalan poros desa, jalan lingkungan dan pelatihan kerja, bebernya.
Pada reses itu, ada beberapa keluhan dari Ibu Sri Rahayu warga Randuagung terkait proses pengajuan Kartu Indonesia Pintar ke kelurahan yang terkesan agak rumit. Dimana setelah 3 bulan ditanyakan ke pihak pemerintah desa setempat ternyata berkasnya belum diserahkan ke Dinas Sosial.
Atas keluhan tersebut, Angota DPRD Fraksi Partai Gerindra asal Kembangan menyatakan akan menampungnya dan akan menanyakan hal itu ke pemerintah Desa Randuagung agar pengajuan KIP segera terealisasi.
Ada lagi Sukri warga Dahanrejo yang meminta perlunya perbaikan selokan di lingkungannya karena saat hujan pasti air meluap.
Terkait masalah warga Dahanrejo ini, Danang menyarankan melaporkan ke pihak desa agar ditindaklanjuti dengan pengajuan rehab dinas Perkim.





