Daerah

Sambut Ramadan, Masjid Darussalam Gemekan Sajikan 250 Porsi Takjil dan Tausiyah Menyejukkan

×

Sambut Ramadan, Masjid Darussalam Gemekan Sajikan 250 Porsi Takjil dan Tausiyah Menyejukkan

Sebarkan artikel ini
Ratusan jamaah mengikuti pengajian Ramadan dan buka bersama di Masjid Agung Darussalam, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Minggu (22/2/2026). (Foto: Sayyida)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Suasana yang serius dan bersemangat mengisi Masjid Agung Darussalam, Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada hari Minggu sore tanggal 22 Februari 2026.

Ratusan orang berjamaah mengisi area masjid untuk mengikuti pengajian menjelang buka puasa, dengan kegiatan dimulai tepat pukul 17.00 hingga 17.45 WIB. Kehadiran KH. Mughni Wahab sebagai pembicara menjadi daya tarik utama bagi warga sekitar serta para pejalan yang sedang melewati jalur utama Mojokerto tersebut.

Dalam tausiyahnya, KH. Mughni Wahab menekankan betapa pentingnya merasa bersyukur atas kesempatan bisa bertemu lagi dengan bulan suci Ramadan. Beliau membandingkan kemuliaan datangnya bulan Ramadan seperti keistimewaan hadirnya Nabi Muhammad SAW di muka bumi.

Kyai Mughni menjelaskan tiga poin penting tentang keberkahan bulan Ramadan: pertama, mengikuti pengajian di bulan ini bisa mendapatkan pahala yang setara dengan beribadah selama satu tahun penuh. Kedua, orang yang terus-menerus melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah akan mendapatkan kebahagiaan di dunia dan akhirat dalam setiap rakaatnya. Akhirnya, beliau mengingatkan bahwa memperhatikan dan menghormati orang tua selama bulan suci ini akan membuat Allah SWT lebih perhatian dan mencintai kita.

BACA JUGA :  Satlantas Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Pelajar SD

Panitia Pelaksana yang menyiapkan makanan, Suwandah, saat ditemui di tengah persiapan, mengatakan bahwa kegiatan ini adalah bentuk pelayanan masjid kepada masyarakat. Tahun ini kami telah menyiapkan 250 porsi takjil dan makan besar. “Fokus kami adalah menghormati para jamaah dan tamu yang singgah. Dengan menu masakan sederhana seperti sayur asem dan botokan, kami ingin menciptakan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan di masjid ini,” ujarnya.

Keseruan acara memuncak saat waktu berbuka tiba. Terdapat 250 porsi makanan tradisional yang disajikan, mulai dari nasi sayur asem yang segar, lauk dadar jagung, hingga botokan tahu udang yang paling disukai.

Tak hanya itu, berbagai jenis kue basah dan buah-buahan seperti semangka serta pisang juga ikut menyempurnakan hidangan yang disajikan kepada para jamaah. Menu yang ramah rakyat ini juga mendapat pujian dari para pengunjung yang hadir.

BACA JUGA :  Sekda Palembang Dampingi Komisi V DPR RI Tinjau Proyek Pengendalian Banjir Sungai Bendung

Rizky, seorang musafir asal Jombang yang sempat singgah, mengungkapkan kekagumannya terhadap keramahan para panitia. “Saya awalnya hanya ingin singgah untuk shalat, tapi ternyata ada pengajian dari Kyai Mughni yang sangat menyenangkan. Makanan buka puasa itu juga sangat enak, terutama botok tahu udangnya benar-benar mirip masakan dari rumah. Sangat membantu bagi kami yang sedang dalam perjalanan,” katanya dengan senyum bahagia.

Kegiatan pengajian dan buka bersama ini menjadi bukti nyata sinergi antara pengurus masjid dan warga dalam memuliakan bulan suci. Dengan berakhirnya tausiyah dan santap bersama petang itu, semangat jamaah diharapkan terus berkobar dalam menjaga ibadah berjamaah, sebagaimana pesan yang disampaikan bahwa setiap langkah menuju kebaikan di bulan ini adalah investasi kenikmatan di dunia maupun akhirat.