PALEMBANG,Sekilasmedia.com–
Pemerintah Kota Palembang terus memperkuat langkah strategis dalam penanganan banjir dan genangan air yang selama ini menjadi persoalan krusial di sejumlah kawasan. Kususnya di kota palembang.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui pendampingan langsung Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, dalam kunjungan kerja spesifik Komisi V DPR RI ke Rumah Pompa Bendung dan kawasan Sungai Bendung, Kamis (12/2/2026).
Kunjungan yang dipimpin Ketua Komisi V DPR RI, Robert Rouw, tersebut bertujuan meninjau progres pembangunan infrastruktur pengendalian banjir sekaligus memastikan efektivitas program yang didukung Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).
Sekda Aprizal Hasyim menjelaskan bahwa proyek pengendalian banjir di Sungai Bendung mencakup penanganan signifikan sepanjang 17,5 kilometer alur sungai.
Pekerjaan ini meliputi normalisasi, penguatan tebing, optimalisasi sistem pompa, serta peningkatan kapasitas drainase guna memperlancar aliran air saat curah hujan tinggi.
“Pengerjaan ini ditargetkan rampung dalam kurun waktu satu tahun. Saat ini proses tender telah berjalan, dan kami berharap pelaksanaan fisik dapat diselesaikan pada tahun ini,” ujar Aprizal.
Menurutnya, dukungan pemerintah pusat melalui Kementerian PU menjadi faktor kunci dalam percepatan penanganan banjir, khususnya pada kawasan padat penduduk yang selama ini rentan terdampak genangan.
Sebagai bagian dari sistem pengendalian terpadu, Pemerintah Kota Palembang juga menyiapkan pembangunan kolam retensi di kawasan Simpang Polda, tepatnya di samping Kantor PTSP Provinsi Sumatera Selatan.
Aprizal mengungkapkan bahwa lahan untuk pembangunan kolam retensi tersebut telah dihibahkan oleh Gubernur Sumatera Selatan kepada Pemerintah Kota Palembang. Ujarnya. ( Lin)





