Daerah

Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar di Kabupaten Semarang, 510 Personel Disiagakan

×

Apel Operasi Ketupat Candi 2026 Digelar di Kabupaten Semarang, 510 Personel Disiagakan

Sebarkan artikel ini
Bupati Semarang Ngesti Nugraha saat memeriksa kesiapan personil gabungan didampingi Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy serta Pabung Kodim 0714/Salatiga Mayor Inf. Agung Budiono.(Foto : Dwi Saptono - sekilasmedia.com)

Ungaran,Sekilasmedia.com-Polres Semarang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Alun-alun Bung Karno, Kabupaten Semarang, Kamis, 12 Maret 2026. Apel tersebut dipimpin Bupati Semarang Ngesti Nugraha, didampingi Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy serta Pabung Kodim 0714/Salatiga Mayor Inf. Agung Budiono.

Kegiatan ini diikuti personel gabungan dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait yang akan terlibat dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Semarang.

Dalam kesempatan tersebut, Ngesti Nugraha membacakan amanat Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menegaskan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana sebelum operasi dimulai.

Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen serta sinergi lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan aman, tertib, dan lancar.

BACA JUGA :  PTM Terbatas Hari Pertama, Bupati Ikfina Pantau 3 Sekolah

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy mengatakan operasi pengamanan akan berlangsung pada 13–25 Maret 2026. Operasi ini bersifat kemanusiaan dengan tujuan memberikan rasa aman bagi masyarakat, baik pemudik yang melintas maupun warga yang merayakan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Semarang.

“Sebanyak 510 personel Polres Semarang diterjunkan dalam operasi ini, tentunya dibantu unsur TNI dan Pemerintah Kabupaten Semarang,” kata Ratna seusai apel.

Pengamanan akan difokuskan pada jalur-jalur utama, pusat keramaian, tempat ibadah, serta objek vital lain guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat selama masa mudik hingga perayaan Idul Fitri.

Polres Semarang juga menyiagakan delapan pos pengamanan untuk melayani pemudik. Lima pos ditempatkan di rest area jalur Tol Semarang–Solo yang berada di wilayah Kabupaten Semarang. Selain itu, satu pos terpadu didirikan di Ngampin serta dua pos pengamanan di kawasan Bandungan dan Getasan.

BACA JUGA :  PASCA PEMILU JAGA SUASANA TETAP AMAN DAN KONDUSIF

Ratna mengatakan pihaknya juga menyiapkan berbagai layanan bagi pemudik yang melintas di wilayah Kabupaten Semarang. Masyarakat dapat memanfaatkan layanan darurat 110 maupun layanan chatbot Polres Semarang untuk memperoleh bantuan secara cepat.

Terkait potensi lonjakan arus mudik, kepolisian memprediksi dua gelombang peningkatan kendaraan, yakni pada 14–15 Maret 2026 dan 18 Maret 2026.

Untuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas, Polres Semarang akan berkoordinasi dengan Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Tengah terkait kemungkinan penerapan sistem satu arah (one way) di jalur tol sesuai kondisi di lapangan. Selain itu, tim pengurai kemacetan juga disiagakan di jalur arteri serta menyiapkan rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan.

Melalui apel gelar pasukan tersebut, seluruh personel yang terlibat diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional dan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama masa mudik dan perayaan Idul Fitri.

Penulis: Dwi Saptono Editor: Erik