Daerah

Polres Demak Gelar Apel Operasi Ketupat Candi 2026, Siagakan Ratusan Personel Amankan Mudik

×

Polres Demak Gelar Apel Operasi Ketupat Candi 2026, Siagakan Ratusan Personel Amankan Mudik

Sebarkan artikel ini
Bupati Demak Eisti'anah didampingi Komandan Kodim 0716/Demak Dony Romansyah serta Kapolres Demak Ajun Komisaris Besar Arrizal Samelino Gandasaputra saat apel gelar personil gabungan.(Foto : Dwi Saptono - sekilasmedia.com)

Demak,Sekilasmedia.com-Polres Demak menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2026 di Lapangan Wicaksana Laghawa, Kamis, 12 Maret 2026. Apel tersebut menandai dimulainya operasi pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah di wilayah Kabupaten Demak.

Apel dipimpin Bupati Demak Eisti’anah didampingi Komandan Kodim 0716/Demak Dony Romansyah serta Kapolres Demak Ajun Komisaris Besar Arrizal Samelino Gandasaputra. Kegiatan itu diikuti ratusan personel gabungan dari TNI, Polri, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Senkom, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI), hingga Pramuka Saka Bhayangkara.

Dalam amanatnya, Eisti’anah mengatakan apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel sekaligus sarana dan prasarana pengamanan menjelang arus mudik Lebaran. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud sinergi lintas sektor guna memastikan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 berjalan optimal.

Menurut dia, operasi pengamanan tersebut digelar setiap tahun untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, terutama para pemudik yang melintas maupun yang merayakan Idul Fitri di Kabupaten Demak.

BACA JUGA :  Pataka Jer Basuki Mawa Beya Tiba di Kabupaten Probolinggo

“Apel gelar pasukan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam memastikan pengamanan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” kata Eisti’anah.

Ia juga menyinggung dinamika situasi global yang saat ini ditandai meningkatnya eskalasi konflik di sejumlah kawasan. Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi stabilitas ekonomi dunia, termasuk fluktuasi harga minyak dan berbagai komoditas.

Menurut Eisti’anah, dampak situasi global itu dapat memicu tekanan terhadap perekonomian nasional, seperti meningkatnya inflasi dan menurunnya daya beli masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan langkah antisipasi melalui pemantauan harga kebutuhan pokok di pasar, operasi pasar, serta penyelenggaraan pasar murah bekerja sama dengan Perum Bulog dan instansi terkait.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan pihaknya menyiapkan sekitar 350 personel atau dua pertiga kekuatan untuk mendukung pengamanan Operasi Ketupat Candi 2026 di wilayah Kabupaten Demak.

BACA JUGA :  Gelar Audiensi Dengan PMII, Kapolres Lamongan Harapkan Polres Lamongan Dan PMII Saling Bersinergi Dalam Pencegahan Covid-19

Menurut dia, ratusan personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah titik rawan, terutama di pos pengamanan yang telah didirikan di beberapa lokasi strategis.

Operasi Ketupat Candi 2026 dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 25 Maret 2026. Untuk mendukung pelaksanaannya, Polres Demak mendirikan empat pos pengamanan, yakni Pospam Sayung, Pospam Alun-Alun Demak, Pospam Trengguli, dan Pospam Mranggen.

Selain itu, pengamanan juga diperkuat dengan bantuan 20 personel dari Satuan Brimob Polda Jawa Tengah yang akan melaksanakan patroli rutin, termasuk di kawasan permukiman yang ditinggal mudik guna mengantisipasi tindak kejahatan.

Samel mengimbau para pemudik agar mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Ia menyebut wilayah Kabupaten Demak kerap menjadi titik lelah bagi pemudik dari arah timur maupun barat.

“Kami mengimbau para pemudik agar beristirahat apabila merasa lelah atau mengantuk. Manfaatkan pos pengamanan yang telah disediakan sebagai tempat beristirahat agar perjalanan tetap aman dan selamat sampai tujuan,” ujarnya.