Daerah

BMKG Keluarkan Peringatan, Potensi Banjir Rob di Pesisir Bali Selatan

×

BMKG Keluarkan Peringatan, Potensi Banjir Rob di Pesisir Bali Selatan

Sebarkan artikel ini
Kondisi Patai Kuta saat mengalami pasang air laut (foto sekilasmedia.com/soni)

Denpasar,Sekilasmedia.com-
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah III mengeluarkan peringatan dini potensi peningkatan air laut maksimum di sejumlah wilayah pesisir Bali.

Air laut pasang ini diprediksi berlangsung dalam sepekan ke depan, mulai 2-9 Maret 2026. Bagi warga yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.

Peringatan ini dipicu adanya fenomena Fase Perigee pada 25 Februari dan Bulan Purnama pada 3 Maret 2026. Dua fenomena itu berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum di beberapa wilayah pesisir Bali.

BACA JUGA :  HUT Muslimat NU ke-77 Pecahkan Rekor MURI Makan Kupang Lontong Sidoarjo

Kepala Balai Besar MKG, Cahyo Nugroho, Senin (2/3) mengatakan, wilayah pesisir yang berpotensi mengalami air laut pasang adalah pesisir Selatan Bali. Diantaranya, Kabupaten Tabanan, pesisir Badung, pesisir Kota Denpasar, pesisir Kabupaten Gianyar, pesisir selatan Kabupaten Klungkung.

“Potensi banjir pesisir (rob) ini berbeda waktu baik hari dan jamnya di setiap wilayah,” katanya.

BACA JUGA :  Polwan Peduli Sesama, Anggota Polwan Polres Pasuruan Bagikan Daging Qurban Kepada Penjaga Palang Perlintasan KA

Secara umum fenomena tersebut berdampak pada aktivitas masyarakat di sekitar pelabuhan dan pesisir, seperti aktivitas bongkar muat di pelabuhan, aktivitas di pemukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat.

“Terkait potensi pasang maksimum air laut ini, masyarakat diimbau selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampaknya serta memperhatikan perkembangan terkini informasi cuaca maritim dari BMKG Wilayah III,” jelasnya.