TENTARAKU

Dandim Bondowoso Paparkan Peran Strategis KDMP bagi Petani dan Program MBG

×

Dandim Bondowoso Paparkan Peran Strategis KDMP bagi Petani dan Program MBG

Sebarkan artikel ini
Buka bersama antara Kodim 0822 dan insan pers Bondowoso digudang KDMP Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Jum’at (6/3/2026) (Foto: SM)

 

Bondowoso, sekilasmedia.com – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0822 Bondowoso, Letkol Inf Prawito, menggelar acara buka puasa bersama di Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) Desa Dadapan, Kecamatan Grujugan, Kabupaten Bondowoso, Jumat (6/3/2026) petang.

Acara tersebut dihadiri para jurnalis Bondowoso, pengurus KDMP Dadapan, serta jajaran TNI. Momentum kebersamaan ini juga dimanfaatkan untuk memaparkan peran strategis KDMP dalam mendukung perekonomian desa, khususnya bagi para petani serta pelaksanaan program nasional.

Dalam pemaparannya, Letkol Inf Prawito menjelaskan bahwa KDMP yang dibentuk berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 memiliki sejumlah fungsi penting bagi kesejahteraan masyarakat desa.

“KDMP ini didirikan bukan untuk menjadi pesaing toko kelontong, melainkan sebagai mitra. Nantinya toko kelontong yang menjual secara eceran bisa membeli atau kulak produk ke KDMP dengan harga yang sama bahkan lebih murah dari tempat kulak sebelumnya. Ini tentu dapat menghemat biaya transportasi mereka,” jelasnya.

Ia mencontohkan, toko kelontong di Desa Dadapan yang biasanya harus mengambil barang ke kota, ke depan dapat langsung mengambil stok dari KDMP setempat. Skema tersebut diharapkan juga diterapkan di desa-desa lain, mengingat setiap desa direncanakan memiliki satu KDMP.

BACA JUGA :  Babinsa Kelurahan Sumber Teguh hadiri Wisuda Purna Siswa siswi SD Negeri Sumber Teguh

Selain itu, Dandim menegaskan bahwa KDMP juga akan berperan sebagai offtaker atau penampung hasil pertanian masyarakat seperti beras, jagung, dan komoditas unggulan lainnya. Dengan adanya sistem tersebut, petani tidak lagi mengalami kesulitan dalam memasarkan hasil panennya.

“Jika Bondowoso mengalami surplus beras dan ada daerah lain yang membutuhkan, maka distribusinya bisa dilakukan melalui mekanisme KDMP ke KDMP antar daerah. Hal ini akan memperkuat ketahanan pangan antar wilayah,” tambahnya.

Tak hanya berfokus pada sektor perdagangan dan pertanian, KDMP Dadapan juga dilengkapi dengan fasilitas klinik kesehatan yang dapat dimanfaatkan masyarakat desa untuk melakukan pemeriksaan kesehatan tanpa harus pergi jauh ke puskesmas atau rumah sakit di kota.

Lebih lanjut, keberadaan KDMP juga akan terintegrasi dengan program unggulan pemerintah, yakni program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto.

“KDMP diharapkan mampu menjamin kualitas bahan makanan untuk program MBG sehingga gizi yang diberikan benar-benar terjaga sesuai yang dicita-citakan oleh Bapak Presiden. Dengan sistem ini, kita juga bisa mencegah adanya supplier nakal yang berpotensi mempengaruhi kualitas makanan,” tegasnya.

BACA JUGA :  Kerja Sungguh-Sungguh Untuk Kesejahteraan Masyarakat yang Maju

Untuk memastikan pengelolaan berjalan profesional, selama dua tahun pertama KDMP akan dimonitor oleh PT Agrinas Pangan Nusantara hingga dinilai mampu mengelola potensi usahanya secara mandiri.

Di akhir acara, Dandim juga berharap insan media dapat turut berperan aktif mengawal jalannya program tersebut.

“Saya berharap teman-teman media ikut mengawal jalannya KDMP agar benar-benar profesional. Ketika ada fakta di lapangan, hal itu bisa menjadi bahan evaluasi dan pembenahan ke depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua JMSI Bondowoso, Bahrullah, mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Kodim 0822 Bondowoso tersebut.

Menurutnya, kegiatan buka puasa bersama tidak hanya mempererat hubungan antara insan pers dan TNI, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat melalui pemberitaan yang faktual dan berimbang.

“JMSI Bondowoso selalu berkomitmen menghadirkan produk jurnalistik yang berkualitas, edukatif, dan solutif bagi masyarakat,” tutupnya.