Daerah

Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Desak Kejari Labuhanbatu Usut Tuntas Kasus Korupsi Dana Hibah Pramuka 2,7 Miliar

×

Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Desak Kejari Labuhanbatu Usut Tuntas Kasus Korupsi Dana Hibah Pramuka 2,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Foto aksi mahasiswa Anti Korupsi Labuhanbatu Raya di depan Kantor Kejari Labuhanbatu, Sekilasmedia.com, arif

Labuhanbatu,Sekilasmedia.com- Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Labuhanbatu Raya melakukan aksi damai di depan Kantor Kejari Rantau Prapat, Kamis (5/3/2026), untuk menuntut transparansi terkait kasus dugaan korupsi dana hibah pramuka Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2022-2024.

Mereka menuding Kejari Labuhanbatu sengaja membungkam kasus ini, padahal statusnya sudah tahap sidik dan dua alat bukti sudah terpenuhi.

“Kami meminta Kejari Labuhanbatu agar transparan terkait kerugian keuangan negara atas dugaan korupsi dana hibah pramuka,” tegas salah satu perwakilan Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Labuhanbatu Raya.

BACA JUGA :  Polres Gresik Bongkar Praktek Bisnis Elpiji Oplosan

Kejari Labuhanbatu sendiri telah menetapkan status penyidikan terhadap perkara dugaan tindak pidana korupsi ini sejak 2 Januari 2026, dengan 70 orang saksi telah dipanggil dan 53 orang di antaranya telah dimintai keterangan.

“Jika terbukti tindak pidana korupsi, semua pihak yang terkait harus diproses secara hukum,” tegas Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Labuhanbatu Raya.

Mereka juga meminta Kejari Labuhanbatu untuk memberikan informasi terbaru tentang perkembangan kasus dan status 70 orang saksi yang sudah dipanggil dan diperiksa.

“Kami tidak akan berhenti menekan Kejari Labuhanbatu untuk usut tuntas kasus ini,” tambah mereka.

Aksi damai ini dilakukan untuk menuntut keadilan dan transparansi dalam penanganan kasus korupsi di Kabupaten Labuhanbatu. Masyarakat Labuhanbatu menanti kejelasan dan langkah konkret dari Kejari Labuhanbatu dalam mengungkap dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara.

BACA JUGA :  Pemkab Gelar Rakor Pelaksanaan PSN Serentak

Gerakan Mahasiswa Anti Korupsi Labuhanbatu Raya juga meminta Kejari Labuhanbatu untuk tidak melindungi pihak-pihak yang terlibat dalam kasus korupsi ini.

“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini dan akan melakukan aksi lebih lanjut jika tidak ada kejelasan,” tegas mereka.

Masyarakat Labuhanbatu berharap agar Kejari Labuhanbatu dapat menangani kasus ini dengan serius dan transparan, serta memberikan keadilan bagi masyarakat.