Daerah

Gercep! Dinas Lingkungan Boyong Mobil Toilet Buat Warga Terdampak Banjir Sungai Sadar

×

Gercep! Dinas Lingkungan Boyong Mobil Toilet Buat Warga Terdampak Banjir Sungai Sadar

Sebarkan artikel ini
Unit Mobil Toilet dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto yang disiagakan untuk melayani kebutuhan sanitasi warga di lokasi terdampak banjir Sungai Sadar. Foto: Lima

 

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Pasca jebolnya tanggul Sungai Sadar yang merendam pemukiman, warga terdampak kini harus berhadapan dengan masalah sanitasi yang krusial. Selain kondisi rumah yang dipenuhi lumpur dan barang-barang yang basah, akses terhadap fasilitas buang air (MCK) menjadi kendala utama karena sistem pembuangan warga yang mampet serta sumber air yang tercemar keruh.

Merespons kondisi darurat tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mojokerto segera menerjunkan unit Mobil Toilet ke lokasi terdampak. Langkah ini menjadi solusi cepat bagi masyarakat yang kesulitan mendapatkan akses sanitasi layak selama proses pembersihan sisa banjir.

BACA JUGA :  Mas Dhito Tegaskan Tak Ada Pesta Kembang api di Malam Tahun Baru

Mobil toilet berwarna biru milik DLH disiagakan di titik-titik strategis yang mudah dijangkau oleh warga. Kehadiran fasilitas ini sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit kulit dan masalah pencernaan yang sering mengintai pasca bencana banjir akibat minimnya akses air bersih.

Dengan adanya unit mobil toilet ini, kebersihan warga tetap terjaga melalui bilik-bilik yang siap pakai dengan pasokan air yang dipastikan bersih. Fasilitas ini sangat membantu mengurangi beban warga, mengingat kamar mandi pribadi di rumah-rumah penduduk otomatis tidak dapat digunakan akibat luapan lumpur dan air sumur yang tidak layak pakai.

BACA JUGA :  Bupati Blitar Hadiri Giat Bedah Rumah di Nggarum

Penyediaan mobil toilet ini menunjukkan gerak cepat pemerintah daerah dalam menangani kebutuhan dasar masyarakat di tengah situasi sulit. Di saat perbaikan tanggul Sungai Sadar masih memerlukan proses teknis, kebutuhan akan sanitasi dan kebersihan badan menjadi prioritas yang tidak bisa ditunda.

Warga yang tengah sibuk membenahi rumah dari sisa-sisa banjir kini tidak perlu lagi mencari tempat MCK hingga ke wilayah yang tidak terdampak. Kehadiran unit ini memastikan bahwa kesehatan dan martabat warga tetap terlindungi meski dalam kondisi pasca bencana.