POLISIKU

Polres Demak Gelar Simulasi Sispam Kota, Uji Kesiapsiagaan 400 Personel

×

Polres Demak Gelar Simulasi Sispam Kota, Uji Kesiapsiagaan 400 Personel

Sebarkan artikel ini
Anggota Polres Demak saat gelar simulasi Sispam, personel memperagakan tahapan pengamanan aksi unjuk rasa.(Foto : Dwi Saptono - sekilasmedia.com)

Demak,Sekilasmedia.com-Kepolisian Resor Demak menggelar simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispam Kota) di Stadion Sultan Fatah, Kabupaten Demak, Jumat siang, 6 Maret 2026. Latihan tersebut diikuti sekitar 400 personel dari berbagai bagian, satuan, fungsi, seksi, hingga jajaran polsek sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Simulasi berlangsung di tengah bulan Ramadan ketika sebagian besar personel menjalankan ibadah puasa. Kondisi itu tidak mengurangi antusiasme anggota dalam mengikuti seluruh rangkaian latihan yang dirancang untuk mengasah kemampuan penanganan situasi keamanan di lapangan.

Dalam latihan tersebut, personel memperagakan tahapan pengamanan aksi unjuk rasa, mulai dari situasi massa yang masih kondusif, penyampaian aspirasi secara tertib, hingga skenario peningkatan eskalasi yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan. Penanganan dilakukan secara bertahap dengan menitikberatkan pendekatan persuasif, negosiasi, serta pengendalian massa sesuai standar operasional prosedur.

BACA JUGA :  Makin Solid! Kodim 0809 Kediri dan Polres Kediri Kota Olahraga Bersama Sambut Hari Bhayangkara ke-79

Kepala Kepolisian Resor Demak, Arrizal Samelino Gandasaputra, mengatakan latihan Sispam Kota merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kesiapan personel menghadapi berbagai kemungkinan situasi.

“Dari latihan ini kita bisa melihat bahwa tahapan demi tahapan sudah berjalan dengan baik. Namun latihan ini tentu bukan yang terakhir karena dinamika situasi kamtibmas ke depan sangat dinamis,” ujar Arrizal.

Ia menegaskan kemampuan personel dalam menangani aksi unjuk rasa maupun potensi gangguan keamanan lainnya perlu terus diasah melalui latihan berkelanjutan. Simulasi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antar satuan fungsi sehingga setiap anggota memahami peran dan tanggung jawab saat menghadapi situasi kontinjensi.

Selain itu, Arrizal mengingatkan personel untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Menurut dia, agenda tugas kepolisian ke depan semakin padat, terutama setelah berakhirnya operasi penyakit masyarakat dan menjelang pengamanan arus mudik serta perayaan Idulfitri melalui Operasi Ketupat Candi 2026.

BACA JUGA :  Silaturahmi Ke Mahkamah Agung, Kapolri Bahas Tilang Elektronik

“Situasi kamtibmas ke depan akan semakin padat. Saya harap seluruh anggota tetap menjaga fisik dan kesehatan. Kita baru saja melaksanakan operasi pekat yang segera berakhir dan akan bersiap menghadapi Operasi Ketupat Candi 2026 yang menuntut kesiapan serta kerja maksimal dari seluruh personel,” katanya.

Menurut Arrizal, latihan Sispam Kota juga bertujuan memastikan setiap anggota mampu bertindak profesional, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap kegiatan pengamanan.

“Meski dilaksanakan saat anggota menjalankan ibadah puasa, saya melihat semangat dan kesiapan personel tetap tinggi. Ini menunjukkan komitmen anggota dalam menjaga kamtibmas dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.