Sekayu,Sekilasmedia.com-Humas DPRD – DPRD Kabupaten Musi Banyuasin menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait upaya penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat dengan PT. Intimegah Bestari Pertiwi (IBP). Rapat berlangsung di Ruang Rapat Badan Musyawarah DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Senin (14/04/2026).
Rapat dipimpin oleh Wakil Ketua | DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Irwin Zulyani, S.H., didampingi Ketua DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Afitni Juanjaidi Gumay, S.E. Turut hadir Ketua Komisi I DPRD, Indra Kesumajaya, S.H., M.Si., serta Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Musi Banyuasin, Tapriansyah, S.Pd.I.
Rapat ini dihadiri oleh perwakilan perangkat daerah terkait, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Musi Banyuasin, Sekretaris Kecamatan Sanga Desa, Kapolsek Sanga Desa, Kepala Desa Kemang, Kepala Desa Tanjung Raya, perwakilan masyarakat Saudara Rusli, serta pihak PT. Intimegah Bestari Pertiwi.
“Rapat membahas upaya penyelesaian sengketa lahan antara masyarakat dengan PT. Intimegah Bestari Pertiwi (IBP). Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD dalam memfasilitasi penyelesaian permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat.
Adapun hasil rapat yang telah disepakati sebagai berikut:
1. PT. Intimegah Bestari Pertiwi (IBP) agar segera melakukan musyawarah dengan masyarakat yang bersengketa bersama Camat dan Pemerintah Desa, DPMPTSP, Dinas Perkebunan, Kapolsek, dan BPN Kabupaten Musi Banyuasin untuk menyelesaikan permasalahan sengketa lahan dengan Bapak Rusli dan Cek Duri.
2. PT. Intimegah Bestari Pertiwi (IBP) tidak diperkenankan untuk melakukan operasional perusahaan di wilayah yang masih bersengketa. 3. BPN Kabupaten Musi Banyuasin agar mengevaluasi HGU perusahaan yang luasan perizinannya tidak sesuai dengan luasan yang ditanam.
Rapat ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong penyelesaian sengketa secara adil melalui musyawarah serta dan
menjaga kondusivitas di wilayah Kabupaten Musi Banyuasin.
Rapat ini menjadi bagian dari upaya DPRD Muba dalam mengawasi dan menjembatani kepentingan masyarakat dengan perusahaan di wilayah tersebut.ujarnya.