Pendidikan

SMPN 1 Pondoksalam Purwakarta Raih Prestasi Nasional, Muhammad Marvin Sabet Dua Emas dan Satu Perunggu di Bidang IPA

×

SMPN 1 Pondoksalam Purwakarta Raih Prestasi Nasional, Muhammad Marvin Sabet Dua Emas dan Satu Perunggu di Bidang IPA

Sebarkan artikel ini
SMPN 1 Pondoksalam, Purwakarta (Ade/Sekilasmedia.media)

 

 

PURWAKARTA, Sekilasmedia.com – SMPN 1 Pondoksalam, Kabupaten Purwakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Salah satu siswanya, Muhammad Marvin, kelas VIII E, berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perunggu di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), serta menempati peringkat ke-14 dari ribuan peserta se-Indonesia yang diselenggarakan oleh ITB Bandung pada bulan Maret 2026.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa siswa SMPN 1 Pondoksalam mampu bersaing di tingkat nasional, tidak hanya di bidang non-akademik, tetapi juga akademik.

Dalam wawancaranya, pada Selasa (14/4), Muhammad Marvin mengungkapkan bahwa perjalanan meraih prestasi tidaklah mudah. Ia sempat mengalami kegagalan saat mengikuti kompetisi di bidang IPA.

“Di bidang IPA, saya sempat mengalami kegagalan dua kali saat kelas VII. Namun dari situ saya tetap berusaha bangkit dan terus belajar,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari kebiasaan belajar yang konsisten serta aktif bertanya kepada guru.

“Saya sering bertanya kepada guru, baik guru mata pelajaran maupun pembimbing. Dari situ saya diarahkan dan dibimbing untuk terus berkembang,” tambahnya.

Sementara itu, guru TIK sekaligus pembimbing ekstrakurikuler komputer, Agung Saeful Muttaqin, S.Kom., menjelaskan bahwa keberhasilan siswa merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

BACA JUGA :  Tingkat Kegemaran Membaca Kota Kediri Peringkat Kedua Se Provinsi Jawa Timur

“Alhamdulillah, sejauh ini siswa kami aktif mengikuti berbagai ajang lomba, termasuk tingkat nasional. Dari tiga ajang olimpiade yang diikuti, berhasil meraih dua medali emas dan satu medali perunggu,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pembinaan dilakukan melalui kolaborasi antara guru pembimbing teknis dan guru mata pelajaran.

“Untuk pembinaan materi dilakukan oleh guru mapel, sementara saya lebih pada membimbing secara teknis, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan lomba,” jelasnya.

“Kami membimbing siswa agar bijak menggunakan media sosial dan memanfaatkan internet seperti Google dan YouTube sebagai sumber belajar,” katanya.

“Kami menjadwalkan pembinaan dua kali dalam seminggu, yaitu Senin dan Kamis. Selain itu, siswa juga dibekali keterampilan lain seperti komputer, mengetik cepat, hingga penguatan mata pelajaran seperti matematika dan bahasa Indonesia,” ujarnya.

Ia pun mengaku bangga atas capaian siswa, mengingat kegiatan ekstrakurikuler komputer yang dibinanya dimulai dari nol.

“Saya merasa bangga, karena kami memulai dari nol membuka ekstrakurikuler komputer, dan sekarang mulai terlihat hasilnya. Bahkan sudah ada beberapa siswa lain yang juga meraih medali,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 1 Pondoksalam, Fibriana Kusumah, S.E., menegaskan bahwa prestasi siswa tidak lepas dari peran guru dan sistem pembinaan yang diterapkan di sekolah.

BACA JUGA :  Murid PAUD Kunjungi Makoramil Dawarblandong, Belajar Disiplin dan Cinta Tanah Air Sejak Dini

“Anak yang berprestasi tidak lepas dari peran guru. Kami menempatkan guru sesuai dengan kompetensinya dan memberikan kebebasan untuk berinovasi selama itu berdampak positif bagi siswa,” ujarnya.

“Kunci utama justru ada di luar kelas, yaitu kedekatan emosional antara guru dan siswa. Dari situ dilakukan pengayaan melalui berbagai kegiatan, termasuk ekstrakurikuler,” jelasnya.

Selama ini, SMPN 1 Pondoksalam dikenal sebagai sekolah yang kuat di bidang non-akademik, seperti Paskibra, Pramuka, dan olahraga, bahkan pernah mendominasi hingga tingkat provinsi dan nasional. Kini, sekolah mulai menunjukkan peningkatan signifikan di bidang akademik.

“Alhamdulillah, sekarang kami mulai merambah prestasi akademik. Ini menjadi langkah awal yang baik untuk ke depan,” kata Fibriana.

Ia berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus berprestasi.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi contoh bagi siswa lain, tidak hanya di bidang ekstrakurikuler, tetapi juga di bidang akademik,” ujarnya.

Menutup wawancara, pihak sekolah menekankan pentingnya karakter dalam meraih kesuksesan.

“Rajinlah belajar dan bentuk karakter yang kuat. Karena orang yang berhasil adalah mereka yang berani, bertanggung jawab, mandiri, dan disiplin,” pungkasnya.

Dengan berbagai capaian tersebut, SMPN 1 Pondoksalam diharapkan terus berkembang menjadi sekolah unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi, baik di bidang akademik maupun non-akademik.