Daerah

2.675 CJH Gresik Siap Berangkat, Terbagi dalam 8 Kloter Mulai 2 Mei 2026

×

2.675 CJH Gresik Siap Berangkat, Terbagi dalam 8 Kloter Mulai 2 Mei 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala Kantor Kementrian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik H. Lulus, SE, MA di kantornya. (Foto: Rudi/Sekilasmedia.com)

Gresik,Sekilasmedia.com-Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026/1447 H, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gresik akan memberangkatkan sebanyak 2.675 calon jemaah haji (CJH). Ribuan jemaah tersebut terbagi dalam delapan kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 42 hingga 49.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Gresik, H. Lulus, SE, MA, menyampaikan bahwa para CJH dijadwalkan mulai masuk Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 2–3 Mei 2026.

“ Untuk kloter awal, yakni Kloter 42 sampai 46, akan masuk asrama haji pada Sabtu, 2 Mei 2026, sebelum diberangkatkan ke Jeddah menggunakan Saudia Airlines,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Kamis (30/4/2026).

Ia menjelaskan, jumlah awal CJH Gresik tercatat sebanyak 2.689 orang. Namun, hingga saat ini berkurang menjadi 2.675 orang karena 14 calon jemaah mengundurkan diri dengan berbagai alasan, yakni meninggal dunia (4 orang), sakit (4 orang), anggota keluarga sakit (3 orang), serta alasan pekerjaan (3 orang).

BACA JUGA :  Maksimalkan Proses Pemerintahan, Gus Bupati Mojokerto Mengangkat 85 CPNS dan 347 PPPK

Secara teknis, setiap kloter terdiri dari 376 CJH dan empat petugas haji, sehingga total per kloter mencapai 380 orang. Tahun ini, terdapat 22 titik pemberangkatan jemaah di wilayah Kabupaten Gresik.

Khusus Kloter 46, lanjut H. Lulus, akan dilepas secara simbolis di Kantor Bupati Gresik pada Sabtu sore (2/5/2026). Pemberangkatan dilakukan menggunakan sembilan armada bus menuju Asrama Haji Sukolilo Surabaya.

Adapun CJH termuda tahun ini adalah Sekar Sapata Zahra (16), warga Desa Gedangkulut yang berangkat melalui pelimpahan porsi dari orang tuanya. Sementara jemaah tertua adalah Tuminah binti Tasmi (95), warga Desa Wates Tanjung, Kecamatan Wringinanom.

BACA JUGA :  Kendalikan Inflasi Pasar, Pemkab Mojokerto Gelar Lounching Wulandari di Pasar Kedungmaling

H. Lulus juga menegaskan bahwa seluruh CJH wajib memenuhi syarat istithaah kesehatan sebelum pelunasan biaya haji, melalui pemeriksaan dari Dinas Kesehatan. Selain itu, jemaah diwajibkan telah menerima vaksin lengkap, meliputi meningitis, COVID-19, dan polio sesuai ketentuan Pemerintah Arab Saudi.

Ia turut mengimbau para jemaah agar mematuhi aturan selama berada di Tanah Suci, termasuk tidak mengambil foto atau melakukan siaran langsung di sembarang tempat yang dilarang.

“ Selain itu, mengingat suhu di Arab Saudi cukup ekstrem, jemaah diharapkan selalu menggunakan alas kaki saat beraktivitas di luar ruangan untuk menghindari risiko cedera pada telapak kaki,” pungkasnya.