Daerah

BAZNAS Mojokerto Tebar 3.621 Paket Daging Kurban, Sekaligus Perkuat Ekonomi Peternak Lokal

×

BAZNAS Mojokerto Tebar 3.621 Paket Daging Kurban, Sekaligus Perkuat Ekonomi Peternak Lokal

Sebarkan artikel ini
Penimbangan dan pengemasan daging kurban dilakukan oleh panitia dan relawan dalam program Kurban Berkah BAZNAS Kabupaten Mojokerto untuk didistribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima, Sabtu (30/5/2026). Foto: Dok Baznas

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Mojokerto kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola ibadah kurban yang tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak pada pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui Program Kurban Berkah 2026, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyalurkan sebanyak 3.621 paket daging kurban kepada masyarakat fakir miskin di berbagai wilayah Kabupaten Mojokerto. Seremoni pelaksanaan program tersebut digelar di Desa Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Sabtu (30/5/2026).

Kegiatan ini dihadiri Bupati Mojokerto, jajaran BAZNAS Provinsi Jawa Timur, unsur Kementerian Agama, Kementerian Haji, Forkopimca Mojoanyar, pimpinan KBIHU, tokoh masyarakat, relawan, serta para penerima manfaat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Mojokerto Zamroni Ahmad, S.Pd.I. menjelaskan, Program Kurban Berkah tahun ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana sosial keagamaan dapat memberikan manfaat berlapis. Selain membantu masyarakat yang membutuhkan, program tersebut juga berhasil menggerakkan sektor peternakan rakyat melalui Balai Ternak binaan BAZNAS.
“Seluruh kambing yang disembelih berasal dari peternak binaan Balai Ternak BAZNAS.

BACA JUGA :  RAYAKAN BERSIH DESA, ORKES DANGDUT DI DESA KALILENGKONG DIPADATI PENONTON.

Ini menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan mampu menghasilkan manfaat ekonomi yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Pada Iduladha tahun ini, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menyembelih total 301 ekor kambing. Sebanyak 60 ekor berasal dari Program BAZNAS RI, 231 ekor dari Program BAZNAS Kabupaten Mojokerto, dan 10 ekor merupakan hasil kerja sama BAZNAS dengan USAID.

Ratusan hewan kurban tersebut kemudian diolah dan didistribusikan kepada ribuan keluarga penerima manfaat dalam bentuk paket daging dengan berat sekitar satu kilogram per paket.

Menurutnya, keberhasilan distribusi tersebut bukan hanya soal angka, tetapi juga mencerminkan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang tumbuh di tengah masyarakat.

“Setiap paket yang diterima masyarakat membawa amanah para pekurban sekaligus menjadi bentuk nyata gotong royong untuk membantu sesama,” tambahnya.

Tak hanya sukses dalam penyaluran kurban, BAZNAS Kabupaten Mojokerto juga mencatat penghimpunan dana kurban dan layanan Iduladha tahun 2026 mencapai sekitar Rp1,001 miliar. Capaian itu menjadi indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan dana sosial keagamaan yang dilakukan secara profesional dan transparan.

BACA JUGA :  Kawal Rapat UMK 2023, Ratusan Buruh Duduki Kantor Bupati Mojokerto

Bupati Mojokerto dalam sambutannya mengapresiasi langkah BAZNAS yang mampu mengintegrasikan nilai ibadah dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Menurutnya, Program Kurban Berkah tidak hanya memberikan manfaat bagi penerima daging kurban, tetapi juga membantu peternak lokal memperoleh pasar yang lebih luas serta memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Semangat kurban harus mampu menghadirkan manfaat yang lebih luas, mulai dari membantu masyarakat yang membutuhkan hingga mendukung peningkatan kesejahteraan peternak lokal,” ujar Bupati.

Ke depan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto berencana mengembangkan Program Lumbung Pangan Berbasis Kelompok Masyarakat sebagai kelanjutan dari keberhasilan model pemberdayaan Balai Ternak. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung ketahanan pangan daerah.
Melalui berbagai program pemberdayaan yang dijalankan, BAZNAS Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pengelolaan dana umat yang produktif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.