Sosial

Semarak Idul Adha 1447 H, Lapas Kelas IIB Mojokerto Sembelih 3 Sapi dan 7 Kambing, Warga Binaan Nikmati Tongseng hingga “Sate Mandura”

×

Semarak Idul Adha 1447 H, Lapas Kelas IIB Mojokerto Sembelih 3 Sapi dan 7 Kambing, Warga Binaan Nikmati Tongseng hingga “Sate Mandura”

Sebarkan artikel ini
Petugas Lapas Kelas IIB Mojokerto bersama warga binaan menyiapkan ribuan tusuk sate dan aneka hidangan daging kurban dalam peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kamis (28/5/2026).

 

Mojokerto, Sekilasmedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah atau tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Mojokerto menggelar kegiatan penyembelihan hewan kurban dengan penuh kebersamaan dan nuansa kekeluargaan, Kamis (28/5/2026).

Pada momentum hari raya kurban tersebut, Lapas Kelas IIB Mojokerto menyembelih sebanyak tiga ekor sapi dan tujuh ekor kambing. Daging kurban tidak hanya dibagikan kepada masyarakat yang berhak menerima di lingkungan sekitar lapas, namun juga diolah menjadi berbagai hidangan untuk para warga binaan.

Sedikitnya 950 penghuni lapas turut merasakan suasana Iduladha melalui kegiatan makan bersama yang digelar pihak lapas. Beragam menu khas olahan daging kurban disajikan mulai pagi hingga sore hari, di antaranya rawon, tongseng, soto, hingga sate.

BACA JUGA :  Bima Sakti Farm: Berdayakan Masyarakat Melalui Kegiatan Sosial Dan Budaya

Kepala Lapas Kelas IIB Mojokerto, Arifin Akhmad menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan kepada para warga binaan yang tengah menjalani masa pidana.

“Penyajian makanan kepada penghuni lapas ini mengusung tema makan bersama dalam rangka memperingati Hari Raya Iduladha. Tujuan kegiatan ini adalah kami ingin berbagi kepada saudara-saudara kita yang sedang menjalani hukuman pidana.

Meskipun berada di dalam lapas, mereka tetap bisa merasakan suasana Iduladha,” ungkapnya.
Arifin menjelaskan, pada perayaan Iduladha tahun ini pihak lapas menyediakan sekitar 5.500 tusuk sate untuk dinikmati bersama para warga binaan.

Menurutnya, antusiasme para penghuni lapas terlihat sejak pagi hari. Mereka tampak senang dan menikmati berbagai sajian yang telah disiapkan oleh petugas lapas bersama warga binaan.

BACA JUGA :  Ke Dua Kalinya Artis Dan Musisi Mojokerto Galang Dana Untuk Gempa/tsunami Palu Dan Donggala

“Sejak pagi kami suguhkan rawon, kemudian siang hari tongseng, dan sore harinya sate. Untuk sate sendiri cukup unik, kalau biasanya kita mengenal sate Madura atau sate Blora, kali ini kami suguhkan ‘Sate Mandura’ yang merupakan singkatan dari sate mandor penjara,” ujarnya sambil tersenyum.

Ia menambahkan, seluruh olahan makanan, termasuk sate khas “Mandura”, merupakan hasil kolaborasi antara petugas lapas dengan warga binaan, sehingga tercipta suasana kebersamaan dan kekeluargaan di dalam lingkungan lapas.

Melalui kegiatan tersebut, pihak Lapas Kelas IIB Mojokerto berharap semangat berbagi dan nilai-nilai kemanusiaan dalam momentum Iduladha dapat dirasakan oleh seluruh penghuni lapas maupun masyarakat sekitar.