Daerah

Supervisi SPPG di Tanggul Jember, Satu Dapur Ditutup Gara-gara Limbah Dibuang ke Sungai

×

Supervisi SPPG di Tanggul Jember, Satu Dapur Ditutup Gara-gara Limbah Dibuang ke Sungai

Sebarkan artikel ini
Buang limbah ke sungai, satu SPPG di jember ditutup. (Foto aurel)

Jember,Sekilasmedia.com-Tim lintas sektoral melakukan supervisi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tanggul, Jumat (29/5/2026). Pemeriksaan dilakukan menyeluruh, mulai sarana hingga kepatuhan SOP.

Camat Tanggul, Fariqul Mashudi, menyebut mayoritas SPPG berjalan lancar. Namun, masih ditemukan beberapa kekurangan kecil yang harus segera dilengkapi pihak pengelola.

“Secara umum tadi berjalan lancar. Ada sedikit kekurangan seperti CCTV dan alat komunikasi, tapi tidak sampai mengganggu pelayanan,” ujar Fariqul.

BACA JUGA :  Ketua GPI Kecam Pengibaran Bendera One Piece Saat HUT RI ke - 80 : “Simbol Negara Tidak Boleh Dilecehkan”

Menurutnya, kelengkapan tersebut tetap wajib dipenuhi karena menjadi bagian dari standar operasional pelayanan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dalam supervisi itu, tim menemukan satu SPPG bermasalah. SPPG Manggisan 2 diketahui membuang limbah IPAL langsung ke sungai sehingga operasionalnya dihentikan sementara.

“Ada satu SPPG yang ditutup sementara karena IPAL-nya langsung dibuang ke sungai. Itu harus segera diperbaiki,” kata Fariqul.

Penutupan sementara tersebut, lanjut dia, sudah direkomendasikan dan dilakukan oleh pihak pusat sebelum monitoring lapangan berlangsung.

BACA JUGA :  2 Icon Dan BMW Sport Center Diresmikan Bupati Winarti

“Penutupannya sudah dilakukan sebelumnya oleh pusat. Jadi saat monitoring tadi tinggal tindak lanjut pengawasannya,” ungkapnya.

Selain temuan itu, Fariqul memastikan sebagian besar SPPG lain di wilayah Tanggul sudah memenuhi ketentuan perizinan dan operasional.

Ia menegaskan pengawasan tetap dilakukan secara berkala melalui koordinasi lintas sektor, termasuk sidak mendadak oleh Muspika dan Puskesmas setempat.

“Kami berharap semua mitra dapur tetap menjaga SOP agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk potensi keracunan,” tegasnya.