Daerah

Atasi Masalah Luapan Air, Petani di Balowerti dan Dandangan Sambut Baik Normalisasi Sungai Kresek

×

Atasi Masalah Luapan Air, Petani di Balowerti dan Dandangan Sambut Baik Normalisasi Sungai Kresek

Sebarkan artikel ini
Atasi Masalah Luapan Air, Petani di Balowerti dan Dandangan Sambut Baik Normalisasi Sungai Kresek.(Foto:Ist/Saman/sekilasmedia.com)

Kediri,Sekilasmedia.com-Bagi para petani di Kelurahan Balowerti dan Dandangan, luapan air Sungai Kresek saat musim hujan telah lama menjadi kendala. Saat curah hujan tinggi, air kerap meluber hingga menggenangi akses jalan menuju area persawahan, sehingga menghambat aktivitas petani dalam mengelola lahan maupun mengangkut hasil panen.

Kondisi tersebut mendorong Kelompok Tani setempat untuk mengusulkan penanganan pada Sungai Kresek. Harapan itu kini mulai diwujudkan melalui kegiatan normalisasi sungai yang berada di wilayah Kelurahan Dandangan dan Balowerti.

Sebagai tindak lanjut atas usulan tersebut, Pemerintah Kota Kediri melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bekerja sama dengan PT Gudang Garam Tbk. melaksanakan kegiatan normalisasi Sungai Kresek. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi PT Gudang Garam dalam mendukung pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Kota Kediri.

BACA JUGA :  Drs H. Soehartono Sampaikan Empat Pilar Kebangsaan Tahap 5 Di Kantor Nasdem Kota Mojokerto

Normalisasi yang dimulai pada 15 Juni 2026 dan ditargetkan selesai dalam waktu kurang lebih satu bulan ini mencakup penanganan sungai sepanjang sekitar 700 meter. Selain pengerukan sedimentasi, material hasil normalisasi juga dimanfaatkan untuk penataan dan penguatan tanggul di sepanjang alur sungai.

Kepala Dinas PUPR Kota Kediri, Endang Kartika Sari, menjelaskan bahwa penanganan ini dilakukan untuk mengoptimalkan fungsi ruang basah, memperlancar aliran air, serta mengantisipasi potensi banjir saat debit sungai meningkat.

“Melalui normalisasi ini, diharapkan Sungai Kresek dapat berfungsi lebih optimal dalam mendukung produktivitas pertanian, memperkuat ketahanan pangan, serta mengurangi risiko air meluap saat curah hujan tinggi,” jelasnya.

Di sisi lain, para petani menyambut baik adanya penanganan tersebut. Yekti, anggota Kelompok Tani Jaya Sakti, mengaku bersyukur karena aspirasi petani akhirnya mendapat tindak lanjut.

BACA JUGA :  Polres Blitar Bersama Cak Percil Gelar Vaksinasi

“Alhamdulillah, kami berterima kasih kepada pemerintah yang telah merespons keluhan petani. Semoga setelah dinormalisasi, akses menuju sawah tidak lagi tergenang dan aktivitas kami bisa lebih lancar,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Imam, juga anggota Poktan Jaya Sakti. Ia berharap normalisasi Sungai Kresek dapat memberikan dampak jangka panjang bagi petani di Balowerti.

“Harapan kami ke depan, aliran air lebih lancar dan tidak lagi menyebabkan genangan saat hujan deras, sehingga kami bisa lebih tenang dalam bekerja di sawah,” ungkapnya.

Dengan adanya penanganan ini, para petani berharap aktivitas pertanian di wilayah Balowerti dan Dandangan dapat kembali berjalan optimal, terutama saat musim penghujan tiba.