Sekayu,Sekilasmedia.com-Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) mengambil langkah strategis untuk mengadaptasi perkembangan zaman dengan menggelar pelatihan pemasaran produk Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) berbasis digital. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pertemuan Lantai 2 Mall Pelayanan Publik Muba ini resmi dibuka pada Senin, 8 Juni 2026.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata komitmen TP PKK Muba dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para kader. Ketua TP PKK Muba, Hj. Patimah Toha, dalam sambutannya menekankan bahwa kualitas kader merupakan ujung tombak keberhasilan gerakan PKK.
“Pelatihan ini merupakan upaya nyata kami dalam meningkatkan kapasitas kader agar semakin berkualitas, terampil, dan mampu menjalankan tugas serta fungsi PKK secara optimal di tengah dinamika perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat,” ujar Hj. Patimah Toha.
Ia menambahkan, keberhasilan gerakan PKK sangat ditentukan oleh kesiapan SDM para kadernya. Oleh karena itu, kegiatan peningkatan kapasitas seperti ini harus terus dilakukan secara berkelanjutan.
Skala Besar dan Terstruktur
Kegiatan pelatihan ini digelar selama lima hari, mulai 8 hingga 12 Juni 2026, dan diikuti oleh total 375 peserta. Untuk menjaga efektivitas pembelajaran, peserta dibagi menjadi beberapa gelombang dengan jumlah 75 orang per hari. Peserta terdiri dari pengurus TP PKK tingkat Kecamatan, Desa/Kelurahan, serta para pelaku usaha UP2K.
Hj. Patimah Toha berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, disiplin, dan aktif berdiskusi. Manfaatkan momen ini untuk menambah wawasan dan keterampilan yang nantinya dapat langsung diterapkan di kecamatan, desa, dan lingkungan masing-masing,” pesannya.
Lima Fokus Utama Pelatihan
Ketua Pelaksana sekaligus Staf Ahli TP PKK Muba, Lili Yani A Rohman, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang untuk memperkuat pelaksanaan 10 Program Pokok PKK. Ada lima tujuan utama yang menjadi fokus dalam kegiatan lima hari tersebut:
1. Digitalisasi Ekonomi: Meningkatkan kemampuan kader dalam pemasaran produk UP2K berbasis digital.
2. Penguatan Kelembagaan: Menyesuaikan struktur dan fungsi PKK berdasarkan hasil Rakernas X.
3. Pembangunan Karakter:
Meningkatkan kapasitas kader Pokja I dalam pembentukan karakter keluarga.
4. Kesehatan & Kebencanaan: Menguatkan program kesehatan keluarga serta kesiapsiagaan tanggap bencana.
5. Ketahanan Pangan: Meningkatkan keterampilan budidaya ikan air tawar dan diversifikasi olahan hasil perikanan untuk mendukung program Ketapang Mas.
Kurikulum Berbasis Bidang Tugas
Materi pelatihan disusun secara sistematis berdasarkan bidang kerja masing-masing Pokja:
* Hari ke-1 (8 Juni): Pokja II membahas Pelatihan Pemasaran Produk UP2K Menuju Era Digitalisasi.
* Hari ke-2 (9 Juni): Sekretariat membahas Penguatan Kelembagaan PKK berbasis Hasil Rakernas ke-X.
* Hari ke-3 (10 Juni): Pokja I membahas Pelatihan Membentuk Karakter Keluarga.
* Hari ke-4 (11 Juni): Pokja IV membahas Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana.
* Hari ke-5 (12 Juni): Pokja III membahas Budidaya Ikan Air Tawar dan Diversifikasi Olahan Hasil Perikanan.
Untuk memastikan materi yang disampaikan relevan dan aplikatif, TP PKK Muba menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai instansi, termasuk TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumsel, Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumsel, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Muba, serta Dinas Perikanan Muba.
“Melalui pelaksanaan pelatihan ini, diharapkan seluruh peserta tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga mampu mengimplementasikan materi yang diperoleh untuk kemajuan wilayah masing-masing,” tandas Lili Yani A Rohman.
Dengan adanya pelatihan ini, TP PKK Muba optimis para kader akan semakin siap menghadapi tantangan era digital, sekaligus mendorong perekonomian keluarga melalui produk-produk unggulan UP2K yang lebih bersaing di pasar modern.






