Peristiwa

Satpolairud Polres Lamongan Tangani Kebakaran Kapal Nelayan di PPN Brondong

×

Satpolairud Polres Lamongan Tangani Kebakaran Kapal Nelayan di PPN Brondong

Sebarkan artikel ini
Satpolairud Polres Lamongan menangani kebakaran KMN Sri Sumber Rejeki dan tidak ada korban jiwa. (Foto: Humas Polres Lamongan)

Lamongan,Sekilasmedia.com – Sebuah kapal motor nelayan (KMN) Sri Sumber Rejeki yang bermuatan ikan terbakar saat bersandar di Dermaga Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Kabupaten Lamongan, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Mendapat laporan kebakaran, personel Satpolairud Polres Lamongan segera menuju lokasi untuk melakukan pengamanan, berkoordinasi dengan instansi terkait, serta membantu proses penanganan kebakaran.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan, sementara nilai kerugian material masih didata.

BACA JUGA :  Ledakan Kembang Api, Makan Delapan Korban 

” Benar telah terjadi kebakaran pada kapal nelayan KMN Sri Sumber Rejeki yang berada di Dermaga PPN Brondong. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat ini penyebab kebakaran masih didalami dan kerugian material masih dalam proses pendataan,” ujarnya.

Proses pemadaman dilakukan oleh petugas Pemadam Kebakaran Kecamatan Paciran dengan bantuan Damkar Babat dan Kabupaten Tuban. Berkat kerja sama seluruh petugas di lapangan, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 21.20 WIB.

BACA JUGA :  Tahanan Perempuan Polsek Manggis Tewas Gantung Diri

Selain mengamankan lokasi, Satpolairud Polres Lamongan juga berkoordinasi dengan pihak PPN Brondong dan BASARNAS untuk memastikan proses penanganan berlangsung aman dan lancar.

Polres Lamongan mengimbau para pemilik maupun awak kapal agar rutin memeriksa kondisi instalasi kelistrikan, mesin, serta peralatan yang berpotensi menimbulkan percikan api sebelum kapal bersandar maupun beroperasi. Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kebakaran serupa di kemudian hari.