POLISIKU

Tak Ada Ampun bagi Konvoi Liar, Kapolres Lamongan Perketat Pengamanan Pengesahan PSHT

×

Tak Ada Ampun bagi Konvoi Liar, Kapolres Lamongan Perketat Pengamanan Pengesahan PSHT

Sebarkan artikel ini
Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman tegaskan tidak ada kompromi dan negosiasi bagi siapapun yang melanggar hukum saat pengesahan warga baru PSHT 2026.(Foto: Humas Polres Lamongan)

Lamongan,Sekilasmedia.com – Kapolres Lamongan AKBP Arif Fazlurrahman menegaskan tidak ada toleransi maupun negosiasi bagi siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum selama pelaksanaan pengesahan warga baru Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Lamongan Pusat Madiun Tahun 2026.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Apel Pengamanan Pengesahan Warga Baru PSHT di Alun-Alun Kabupaten Lamongan, Kamis (18/6/2026).

Apel dihadiri Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, Wakapolres Lamongan Kompol Jodi Indrawan, pejabat utama Polres Lamongan, Forkopimcam se-Kabupaten Lamongan, pengurus PSHT, serta unsur pengamanan lainnya.

Dalam amanatnya, Kapolres menekankan bahwa pengesahan warga baru merupakan kegiatan penting dan sakral bagi PSHT. Namun, seluruh pihak harus memastikan kegiatan tersebut berlangsung aman, tertib, dan tidak diwarnai tindakan yang melanggar hukum.

BACA JUGA :  357 Personel Gabungan Disiapkan, Polres Gresik Gelar Latpraops Ketupat Semeru 2026

“ Kami tidak akan ragu menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum sesuai Maklumat Suro Aman dan Damai yang telah disepakati bersama. Siapa pun pelakunya, dari pihak mana pun. Tidak ada pengecualian dan tidak ada negosiasi,” tegas AKBP Arif Fazlurrahman.

Kapolres juga menegaskan tidak ada ruang bagi konvoi maupun arak-arakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum. Aparat keamanan, kata dia, akan bertindak profesional dan netral dalam menjalankan tugas pengamanan.

Selain itu, Polres Lamongan melarang kehadiran massa dari luar daerah dalam kegiatan pengesahan. Petugas akan melakukan penyekatan di sejumlah titik perbatasan untuk mencegah masuknya rombongan dari luar Kabupaten Lamongan.

“ Kami berdiri di tengah dan netral. Tidak ada ampun bagi oknum yang melakukan konvoi, baik berjalan kaki maupun menggunakan kendaraan yang mengganggu masyarakat,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pangdam V Brawijaya, Safari Kunjungan di Kota Malang

Kapolres juga meminta Ketua PSHT, Pamter, dan koordinator lapangan untuk turut mengendalikan serta mengingatkan seluruh anggota agar menjaga ketertiban dan nama baik organisasi selama kegiatan berlangsung.

Untuk mendukung pengamanan, sebanyak 2.057 personel gabungan diterjunkan. Mereka terdiri dari Polres Lamongan, BKO Sat Brimob Polda Jawa Timur, Dit Samapta Polda Jawa Timur, Kodim 0812 Lamongan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Pamter PSHT, koordinator lapangan, dan unsur pendukung lainnya.

Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) yang dipimpin Kabag Ops Polres Lamongan Kompol Budi Santoso sebagai langkah pemantapan pola pengamanan dan kesiapsiagaan personel di lapangan.

Melalui sinergi seluruh unsur pengamanan dan dukungan PSHT, pengesahan warga baru tahun 2026 diharapkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif serta menjadi wujud komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Lamongan.