Probolinggo,Sekilasmedia.com – Open Turnamen Istora Cup 2026 resmi dimulai di Lapangan Istora Wonoasih, Kota Probolinggo, Minggu (26/7/2026). Ajang sepak bola yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia itu diharapkan menjadi sarana pembinaan atlet muda sekaligus mampu menggerakkan perekonomian masyarakat melalui aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Peresmian turnamen dilakukan langsung oleh Wali Kota Probolinggo, Dr. Aminuddin, yang menandai dimulainya kompetisi sepak bola antarklub dari berbagai daerah di wilayah Tapal Kuda.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengajak masyarakat untuk menjadikan Istora Cup sebagai agenda bersama yang terus berkembang setiap tahun. Ia berharap kehadiran turnamen tersebut tidak hanya melahirkan pesepak bola potensial, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kota Probolinggo.
“Semoga turnamen ini terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan yang semakin besar. Saya juga mengajak masyarakat untuk datang menyaksikan pertandingan setiap sore di Lapangan Istora,” ujarnya.
Menurut Aminuddin, Pemerintah Kota Probolinggo berkomitmen mengembangkan Lapangan Istora Wonoasih agar tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga menjadi pusat kegiatan masyarakat yang mampu memberikan dampak ekonomi bagi kawasan sekitarnya.
Ia menjelaskan, sejumlah pembenahan telah dilakukan, di antaranya renovasi lapangan serta pemasangan fasilitas penerangan. Saat ini pemerintah juga terus berkoordinasi dengan PLN untuk mempercepat penyambungan jaringan listrik sehingga pertandingan dapat digelar pada malam hari.
Selain pengembangan sarana olahraga, pemerintah daerah juga menyiapkan sejumlah program pembangunan di wilayah selatan Kota Probolinggo. Beberapa di antaranya meliputi pemasangan Super Corridor Internet, pembangunan CCTV di kawasan Simpang Wonoasih, hingga penambahan sekitar 200 titik lampu penerangan jalan yang ditargetkan rampung pada akhir 2026.
Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi salah satu prioritas agar pertumbuhan Kota Probolinggo tidak hanya terpusat di kawasan utara, tetapi juga menjangkau wilayah selatan, termasuk Kecamatan Wonoasih.
Sementara itu, Ketua Panitia Istora Cup 2026, Umar Hamzah, menjelaskan penyelenggaraan turnamen merupakan hasil kolaborasi masyarakat. Pendanaan kegiatan berasal dari swadaya warga, biaya pendaftaran peserta, serta dukungan para sponsor.
Ia menyebutkan, kompetisi tahun ini diikuti sebanyak 26 klub yang berasal dari Kota Probolinggo, Kabupaten Probolinggo, Lumajang, Jember, dan sejumlah daerah lain di sekitarnya. Kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadikan Istora Cup sebagai kompetisi sepak bola tingkat regional.
Laga pembuka mempertemukan Putra Samudra FC Mayangan melawan Areka FC Paiton, dengan pertandingan dipimpin wasit Zaenal Abidin.
Di sisi lain, Lurah Wonoasih Hasyim Irawanto menilai Istora Cup 2026 menjadi momentum kebangkitan sepak bola di wilayahnya. Berbeda dengan kompetisi sebelumnya yang lebih bersifat hiburan, turnamen kali ini difokuskan sebagai ajang pembinaan dan pencarian bibit atlet potensial.
Ia optimistis melalui kompetisi tersebut akan lahir pemain-pemain berbakat yang mampu bersaing pada level kota, provinsi hingga nasional.
Hasyim juga mengungkapkan tingginya partisipasi masyarakat dalam menyukseskan penyelenggaraan turnamen. Selain dukungan sponsor, para pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Lapangan Istora turut berkontribusi secara sukarela melalui pengumpulan voucher senilai Rp50 ribu per pedagang. Dari partisipasi tersebut berhasil dihimpun dana sekitar Rp3 juta untuk membantu operasional kegiatan.
Panitia berharap antusiasme masyarakat terus meningkat selama pelaksanaan turnamen. Selain memberikan dukungan kepada klub yang bertanding, kehadiran penonton juga diharapkan mampu meningkatkan omzet pelaku UMKM yang membuka lapak di sekitar kawasan lapangan.
Acara pembukaan turut dihadiri Dandim 0820/Probolinggo Letkol Inf. Ribut Yudo Apriantono, Administrator Perhutani sekaligus Pembina Istora FC H. Misbahul Munir, Camat Wonoasih Eko Candra, Kepala Dispopar Kota Probolinggo Muhammad Abas, Ketua KONI Kota Probolinggo Zulfikar Imawan, jajaran Forkopimca, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati Lapangan Istora Wonoasih.






