Daerah

Gus Fawait Sasar Homecare untuk Lima Kelompok Rentan di Jember

×

Gus Fawait Sasar Homecare untuk Lima Kelompok Rentan di Jember

Sebarkan artikel ini
Homecare di jember untuk warga tidak mampu. (Foto pwmkab jember)

 

Jember ,sekilasmedia.com- Pemerintah Kabupaten Jember memperluas layanan kesehatan berbasis jemput bola melalui program Homecare yang menyasar warga dengan kebutuhan khusus.

Program tersebut menyasar lima kelompok rentan, mulai lansia yang hidup sendiri hingga pasien penyakit kronis dari keluarga kurang mampu.

Bupati Jember Muhammad Fawait mengatakan pelayanan kesehatan tidak seharusnya menunggu seluruh kajian selesai, karena kebutuhan masyarakat berlangsung setiap hari.

“Ketika tingkat pusat maupun perguruan tinggi masih mendalami formulasinya, Jember memilih untuk langsung bertindak di lapangan.” teganya.

Menurut Gus Fawait, pelaksanaan Homecare tetap dapat berjalan sembari pemerintah menyempurnakan sistem berdasarkan temuan dan kebutuhan di lapangan.

Layanan ini menempatkan tenaga kesehatan sebagai pihak yang aktif mendatangi rumah sasaran. Pemantauan dilakukan secara berkala, sedikitnya satu kali setiap bulan.

BACA JUGA :  Kapolresta Sidoarjo Pastikan Logistik Pemilu 2024 Aman

Sasaran pertama ialah lansia tunggal yang tidak memiliki pendamping keluarga. Pemerintah ingin memastikan kondisi kesehatan mereka tetap terpantau secara rutin.

“Program ini memastikan kesehatan fisik mereka tetap terpantau sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi masa muda mereka bagi daerah.” tambahanya.

Kelompok kedua adalah ibu hamil berisiko tinggi dari keluarga kurang mampu, khususnya mereka yang memiliki komplikasi berdasarkan pemeriksaan medis.

Selain pemantauan kehamilan, Homecare memberikan pendampingan langsung dan dukungan psikologis untuk membantu menekan risiko kematian ibu.

Kelompok berikutnya mencakup penyandang disabilitas dengan penyakit bawaan serta balita yang terindikasi mengalami stunting.

“Langkah preventif ini penting untuk menyelamatkan kualitas sumber daya manusia dan generasi penerus Kabupaten Jember dalam 10 hingga 20 tahun mendatang.” jelas Fawait.

Sementara kelompok kelima ialah warga kurang mampu dengan penyakit kronis, termasuk penderita stroke, diabetes, maupun pasien yang membutuhkan cuci darah.

BACA JUGA :  Kukuhkan Rasa Bangga Menjadi Indonesia, SMPN 4 Jember Gelar Sarasehan Budaya

Untuk mendukung mobilitas, Pemkab Jember telah menyiapkan 50 kendaraan Homecare. Pemerintah juga berencana menambah armada roda dua.

Kepala Puskesmas Sumberjambe, dr. Sukron Nanda Firmansyah, mendukung rencana tersebut karena sejumlah permukiman sulit dijangkau kendaraan roda empat.

“Kami sangat mendukung rencana tersebut karena pasti akan memudahkan mobilitas teman-teman nakes di lapangan,” kata Sukron.

Menurut Sukron, kondisi akses di Sumberjambe relatif masih memungkinkan kendaraan roda empat melintas, meski beberapa ruas cukup sempit.

“Banyak daerah lain atau titik tertentu yang jalannya lebih sulit,” ujar Sukron saat dikonfirmasi, Rabu (12/8/2026).

Dengan tambahan kendaraan roda dua, pemerintah berharap tenaga kesehatan dapat menjangkau lebih banyak sasaran Homecare, terutama warga yang tinggal di wilayah dengan akses terbatas.