Peristiwa

Karhutla Landa Tahura Jetis, Tim Gabungan Bergerak

×

Karhutla Landa Tahura Jetis, Tim Gabungan Bergerak

Sebarkan artikel ini
Karhutla melanda kawasan Tahura Blok 76 G, Desa Mojorejo, Jetis, Kabupaten Mojokerto. Tim gabungan berhasil memadamkan api sekitar pukul 23.30 WIB setelah lahan sekitar 1 hektare terdampak kebakaran. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali terjadi di kawasan operasional Taman Hutan Raya (Tahura) wilayah Jetis dan Dawar, tepatnya di Blok 76 G, sebelah selatan Dusun Mojoroto, Desa Mojorejo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (24/08/2026) malam.

Informasi mengenai adanya titik kebakaran diterima sekitar pukul 22.30 WIB dari relawan. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Koramil 0815/07 Jetis Kodim 0815/Mojokerto bersama petugas Tahura, BPBD Kabupaten Mojokerto, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta masyarakat langsung bergerak ke lokasi untuk melaksanakan pemantauan, pengawasan sekaligus upaya pemadaman.

Danramil 0815/07 Jetis Kapten Cba Kurniawan Junaedi, saat dikonfirmasi, mengatakan, berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Setelah menerima laporan, pihaknya segera berkoordinasi dengan unsur terkait untuk memastikan titik api dapat ditangani dan tidak meluas.

BACA JUGA :  Forkopimca Dlanggu dan BBWS Jatim, Tinjau 8 Rumah Terancam Longsor

“Begitu mendapatkan informasi adanya Karhutla, kami langsung menerjunkan Babinsa bersama unsur terkait untuk melakukan pemantauan dan penanganan di lokasi. Kami juga terus berkoordinasi dengan petugas Tahura, BPBD, MPA dan masyarakat agar titik api segera dapat dikendalikan,” ujar Kapten Cba Kurniawan Junaedi.

Menurut Danramil, lokasi kebakaran berada sekitar 1 kilometer dari permukiman warga Dusun Mojoroto. Kondisi tersebut menjadi perhatian personel di lapangan agar api tidak merambat dan mendekati area permukiman, terlebih kondisi cuaca panas disertai angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api.

Berdasarkan keterangan petugas Tahura, kebakaran diduga dipengaruhi faktor cuaca ekstrem berupa kondisi panas dan hembusan angin yang cukup kencang. Adapun luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan sekitar 1 hektare.

Berkat respons cepat dan sinergi seluruh unsur di lapangan, titik api di Blok 76 G berhasil dipadamkan sekitar pukul 23.30 WIB. Setelah api dinyatakan padam, personel tetap melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi kembali menyala.

BACA JUGA :  Sosok Mayat Tak Dikenal Berjenis Kelamin Laki- laki Di Temukan Mengapung Di Pantai Boom

Kapten Cba Kurniawan Junaedi menegaskan, Koramil 0815/07 Jetis akan terus memonitor perkembangan situasi di wilayahnya, khususnya kawasan hutan dan lahan yang rawan terjadi kebakaran selama kondisi cuaca panas dan kering.

“Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, khususnya di sekitar kawasan hutan dan lahan kering. Jika menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat atau petugas terkait agar dapat ditangani sedini mungkin”, pungkas Danramil.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Situasi di lokasi Blok 76 G saat ini dalam kondisi padam dan tetap dilakukan pemantauan oleh unsur terkait.