Kesehatan

Klinik M3 Resmi Hadir di Kintelan Puri, Gus Barra Dorong Layanan Kesehatan Semakin Lengkap

×

Klinik M3 Resmi Hadir di Kintelan Puri, Gus Barra Dorong Layanan Kesehatan Semakin Lengkap

Sebarkan artikel ini
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra meresmikan Klinik Muslimat Mubarok Medika (M3) di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Rabu (19/8/2026). Klinik tersebut diharapkan memperkuat akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat Puri dan sekitarnya.(foto: Wibowo)

MOJOKERTO, Sekilasmedia.com – Fasilitas pelayanan kesehatan baru hadir di wilayah Kecamatan Puri. Klinik Muslimat Mubarok Medika (M3) resmi dibuka di Desa Kintelan, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Rabu (19/8/2026).

Grand opening Klinik M3 tersebut dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra, Ketua Perkumpulan Kesehatan (Perumkes) Sakinah, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto, Ketua TP PKK Kabupaten Mojokerto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Direktur Rumah Sakit Mawaddah, jajaran PAC Muslimat NU se-Kabupaten Mojokerto, Forkopimca Puri serta pemerintah desa.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra mengapresiasi PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto yang telah menghadirkan fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, keberadaan Klinik M3 dapat menjadi tambahan kekuatan dalam memperluas akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Mojokerto mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya untuk PC Muslimat NU Kabupaten Mojokerto dalam mewujudkan dan menghadirkan Klinik Muslimat Mubarok Medika ini,” ujar Gus Barra.

BACA JUGA :  Kenyamanan dan Kepuasan Peserta JKN di RS EMMA Meningkat Berkat Antrean Online

Ia menilai lokasi Klinik M3 di Desa Kintelan cukup strategis untuk menopang pelayanan kesehatan masyarakat, khususnya warga Kecamatan Puri dan wilayah sekitarnya.

“Kehadiran Klinik M3 di Kintelan ini diharapkan dapat membantu dunia kesehatan di Kabupaten Mojokerto, khususnya menopang layanan kesehatan masyarakat di wilayah Kecamatan Puri dan sekitarnya,” katanya.

Gus Barra juga mendorong agar Klinik M3 tidak berhenti sebagai klinik pratama. Ia berharap fasilitas tersebut dapat terus berkembang hingga nantinya mampu menyediakan layanan rawat inap.

“Kami berharap klinik ini ke depannya tidak sekadar menjadi klinik pratama, tetapi suatu saat nanti bisa berkembang memiliki fasilitas rawat inap,” imbuhnya.

Selain memperkuat akses pelayanan kesehatan, Bupati juga mendorong adanya sinergi antara Klinik M3 dengan fasilitas kesehatan lainnya, khususnya Rumah Sakit Sakinah. Kolaborasi tersebut dinilai penting agar masyarakat mendapatkan penanganan sesuai tingkat kebutuhan medisnya.

BACA JUGA :  BPJS Kesehatan Gelar Public Expose, Tegaskan Transparansi Pengelolaan Program JKN dan Keuangan Negara

“Kalau ada keluhan-keluhan penyakit yang ringan di wilayah sekitar, klinik ini juga bisa membantu dan bersinergi dengan Rumah Sakit Sakinah,” jelasnya.

Gus Barra turut mengapresiasi semangat gotong royong Muslimat NU dalam menghadirkan berbagai program kemasyarakatan. Ia optimistis rasa memiliki terhadap Klinik M3 akan menjadi modal penting untuk mengembangkan fasilitas tersebut ke depan.

“Dengan rasa kepemilikan dan rasa bangga yang dimiliki oleh Ibu-ibu Muslimat, saya yakin klinik ini sedikit demi sedikit lama-lama akan menjadi besar,” ungkapnya.

Dengan diresmikannya Klinik Muslimat Mubarok Medika, masyarakat Kecamatan Puri dan sekitarnya kini memiliki tambahan pilihan akses pelayanan kesehatan yang lebih dekat. Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap keberadaan klinik tersebut dapat memberikan manfaat sekaligus memperkuat ekosistem pelayanan kesehatan di daerah.

Bupati Muhammad Al Barra kemudian secara resmi membuka Klinik Muslimat Mubarok Medika (M3) dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim.