Kesehatan

28 Hari Jalani Perawatan di NICU, Bayi Kembar Nisa Pulang dalam Kondisi Membaik

×

28 Hari Jalani Perawatan di NICU, Bayi Kembar Nisa Pulang dalam Kondisi Membaik

Sebarkan artikel ini
Lahir prematur dan harus menjalani perawatan intensif selama 28 hari, bayi kembar Nisa akhirnya pulang dalam kondisi membaik dengan biaya perawatan dijamin JKN. (Foto:BPJS)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Khoirrotun Nisa (25) yang kerap dipanggil Nisa merupakan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang merasakan langsung manfaat kepesertaan BPJS Kesehatan ketika kedua buah hatinya membutuhkan perawatan intensif setelah lahir. Ia melahirkan bayi kembar secara Caesar di RS Mawaddah Medika saat usia kehamilannya baru memasuki tujuh bulan. Kedua bayinya lahir prematur dengan kondisi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) serta mengalami asfiksia sehingga membutuhkan penanganan medis secara intensif di ruang Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

BACA JUGA :  Pastikan Pelayanan Baik, Direktur Teknologi Informasi BPJS Kesehatan Kunjungi RS Mawaddah Medika Mojokerto

Sebagai seorang ibu, Nisa mengaku sempat merasa khawatir ketika mengetahui kedua buah hatinya harus mendapatkan perawatan intensif. Kondisi kedua bayi yang belum dapat bernapas secara mandiri membuat keduanya harus mendapatkan bantuan alat pernapasan serta pemantauan ketat dari dokter dan perawat.

“Saya melahirkan saat usia kandungan baru tujuh bulan. Waktu itu tentu sangat khawatir karena anak-anak lahir masih kecil dan kondisinya juga membutuhkan perawatan. Setelah lahir, keduanya langsung masuk NICU,” ungkapnya.

BACA JUGA :  FKUB Mojokerto Dikukuhkan, Wujud Nyata Jaga Harmoni dan Kebhinekaan

Selama menjalani perawatan, kondisi kedua bayi secara bertahap menunjukkan perkembangan yang semakin baik. Setelah mendapatkan penanganan dan pemantauan secara intensif, keduanya mulai mampu bernapas tanpa bantuan alat. Perkembangan tersebut menjadi kabar yang sangat membahagiakan bagi Nisa. Setelah selama 28 hari mendampingi kedua buah hatinya menjalani perawatan di NICU, ia akhirnya dapat melihat kondisi anak-anaknya semakin membaik dan siap untuk pulang.

“Alhamdulillah, selama dirawat kondisinya pelan-pelan semakin membaik dan bisa dibawa pulang,” ungkapnya.

Bagi Nisa, perjalanan selama 28 hari tersebut menjadi pengalaman yang tidak mudah. Sebagai ibu, ia harus terus memberikan dukungan dan doa sembari menunggu perkembangan kondisi kedua buah hatinya. Namun, dukungan tenaga medis serta adanya jaminan Program JKN membuatnya dapat lebih fokus mendampingi proses perawatan.

“Selama 28 hari itu rasanya campur aduk. Sebagai ibu pasti ada rasa khawatir, apalagi anak masih kecil dan harus dirawat di NICU. Tapi saya bersyukur ada dokter dan perawat yang terus memantau kondisi anak-anak,” ujarnya.

Seluruh proses perawatan intensif kedua bayi selama 28 hari di NICU mendapatkan penjaminan melalui BPJS Kesehatan Cabang Mojokerto tanpa iur biaya tambahan. Hal tersebut membuat Nisa merasa sangat terbantu karena dapat berkonsentrasi pada pemulihan kedua buah hatinya tanpa harus memikirkan biaya pelayanan kesehatan.

“Saya sangat terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Selama anak-anak dirawat, semuanya dijamin dan tidak ada biaya tambahan. Jadi saya bisa lebih fokus kondisi anak dan diri saya,” ungkapnya.

Setelah melewati masa perawatan yang cukup panjang, kedua bayi akhirnya dapat kembali ke rumah dan berkumpul bersama ibunya. Bagi Nisa, melihat kedua buah hatinya bisa pulang menjadi kebahagiaan tersendiri setelah sebelumnya harus menjalani perawatan intensif sejak hari pertama kelahiran.

“Alhamdulillah sekarang sudah bisa pulang. Rasanya senang sekali karena setelah perjuangan selama 28 hari akhirnya bisa membawa anak-anak pulang. Semoga ke depannya anak-anak sehat terus dan bisa tumbuh dengan baik,” pungkasnya. (Adv/Kom)