Malang,Sekilasmedia.com-Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin, meresmikan kampus baru sekaligus International School Sekolah Dasar (SD) Aisyiyah Kamila di Jalan Gajayana Gang 3D 570D, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (18/8/2026).
Peresmian ditandai dengan pemukulan gong oleh Wawali Ali. Kehadiran kampus baru tersebut menjadi langkah pengembangan layanan pendidikan sekaligus upaya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan berkualitas di Kota Malang.
Dalam sambutannya, Ali menegaskan bahwa pembangunan Kota Malang tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Kolaborasi seluruh elemen, termasuk lembaga pendidikan dan masyarakat, diperlukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Menurutnya, pendidikan berkualitas menjadi salah satu fondasi penting dalam menentukan masa depan generasi bangsa. Hal tersebut juga sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Malang dalam mewujudkan Ngalam Pinter.
“Sebagai rasa syukur dalam mengisi kemerdekaan, salah satunya adalah bagaimana kita mampu mewujudkan pendidikan yang berkualitas. Karena untuk menentukan generasi bangsa dan masa depan negara ini, salah satunya melalui pendidikan yang berkualitas,” terang Ali.
Pernyataan tersebut disampaikan sehari setelah bangsa Indonesia memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bagi Ali, momentum kemerdekaan tidak cukup dimaknai melalui seremoni, tetapi juga harus diwujudkan melalui kerja nyata, termasuk membangun pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul.
Kehadiran kampus baru SD Aisyiyah Kamila diharapkan semakin membuka akses masyarakat terhadap layanan pendidikan berkualitas. Sekolah tersebut juga terus mengembangkan sistem pendidikannya dengan memperkuat jejaring internasional, salah satunya melalui kerja sama dengan tenaga pengajar dari luar negeri.
Ali menilai penguatan jejaring internasional tersebut menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi muda agar memiliki wawasan yang lebih luas serta mampu beradaptasi dengan perubahan dan perkembangan global.
Namun, ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan membutuhkan sinergi berkelanjutan antara pemerintah, lembaga pendidikan, tenaga pendidik, orang tua, dan masyarakat.
“Pendidikan adalah investasi untuk masa depan. Dengan pendidikan yang berkualitas dan kolaborasi yang kuat, kita berharap dapat melahirkan generasi yang unggul untuk membangun Kota Malang, bangsa, dan negara,” pungkasnya.






