Daerah

Siaga Karhutla Gunung Buthak, Tim Medis Layani Kesehatan Gratis Petugas Gabungan

×

Siaga Karhutla Gunung Buthak, Tim Medis Layani Kesehatan Gratis Petugas Gabungan

Sebarkan artikel ini
Petugas kesehatan saat mengecek kondisi kesehatan para petugas garda depan pemadam Karhutla di posko (foto Basuki).

Batu, sekilasmedia.com— Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Buthak dan Gunung Kawinajang terus diperketat. Selain meningkatkan kesiapsiagaan personel di posko, kondisi kesehatan petugas gabungan yang berada di garis depan juga menjadi perhatian.

Kesiapsiagaan tersebut ditandai dengan apel gabungan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Pujon bersama sejumlah instansi terkait di Lapangan Dusun Tulungrejo, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Rabu (16/9/2026).

Apel yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu dipimpin Kapolsek Pujon AKP Rudy Hidajanto dan diikuti 31 personel gabungan. Mereka berasal dari unsur TNI, Polri, Perhutani/Polhut, BPBD, relawan, serta tenaga kesehatan dari Puskesmas.

Dalam arahannya, AKP Rudy meminta seluruh personel yang bertugas di posko terus memperbarui informasi mengenai kondisi di kawasan rawan karhutla. Menurutnya, pemantauan situasi secara berkala diperlukan agar langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara tepat.

“Petugas yang setiap hari siaga di sekitar lokasi rawan kebakaran harus selalu update situasi guna menentukan langkah pencegahan yang tepat. Koordinasi aktif dengan instansi samping juga harus diperkuat berdasarkan data dan fakta di lapangan,” ujar Rudy.

BACA JUGA :  KOSN Se-Kota Blitar Di Buka Plt Walikota

Ia menambahkan, aspek keselamatan masyarakat juga harus menjadi perhatian. Hal tersebut mencakup warga yang beraktivitas di kawasan pegunungan maupun wisatawan yang melakukan pendakian.

“Keselamatan dan perlindungan warga juga menjadi salah satu tugas kita, baik masyarakat sekitar yang bekerja di gunung maupun wisatawan pendakian, melalui pembagian tugas posko yang optimal,” tegasnya.

Rudy menyebut hingga Rabu masih terdapat titik api yang terpantau di kawasan Gunung Buthak dan Gunung Kawinajang. Kondisi tersebut membuat kesiapsiagaan seluruh unsur yang terlibat perlu dipertahankan.

Sementara itu, Ps Kasi Humas Polres Batu Iptu M. Huda Rohman, mewakili Kapolres Batu, mengapresiasi sinergi lintas sektor dalam penanganan karhutla.

Menurutnya, kolaborasi antara TNI, Polri, Polhut, BPBD, tenaga kesehatan, dan relawan menjadi bagian penting dalam mempercepat respons terhadap titik api sekaligus mengurangi risiko terhadap masyarakat.

“Kami mengapresiasi kesigapan seluruh personel gabungan di posko penanganan darurat. Koordinasi yang terjalin baik ini harus terus dipertahankan agar setiap langkah pencegahan, mitigasi, hingga perlindungan terhadap warga maupun aktivitas pendakian dapat berjalan terarah, cepat, dan berbasis data akurat di lapangan,” kata Huda.

BACA JUGA :  PW MP TJSL Sumsel Jalin Audiensi Dengan Forum Corporate Social Reaponsibility (CSR) Sumsel

Tak hanya memastikan kesiapan operasional, perhatian juga diberikan terhadap kondisi fisik para petugas yang berjaga di posko.

Usai apel, tim medis dari Puskesmas melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap personel gabungan. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan petugas setelah menjalankan tugas di tengah situasi siaga karhutla.

Dari hasil pemeriksaan, sejumlah personel mengalami keluhan kesehatan ringan yang diduga berkaitan dengan kelelahan selama bertugas. Keluhan tersebut antara lain demam, batuk dan pilek, tekanan darah rendah (hipotensi), tekanan darah tinggi (hipertensi), serta tenggorokan serak.

Tim medis kemudian memberikan pelayanan kesehatan dan pengobatan secara gratis sesuai dengan keluhan masing-masing petugas.

Layanan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap personel yang berada di garis depan penanganan karhutla, sehingga mereka tetap dalam kondisi prima selama menjalankan tugas di lapangan.

Kesiapsiagaan pun tidak hanya diarahkan pada upaya pemadaman, tetapi juga pencegahan, pemantauan titik api, perlindungan masyarakat, serta memastikan kondisi petugas tetap terjaga selama operasi berlangsung.

Penulis : S Basuki