Nasional

Dua Area Pabrik Sepatu di Dlanggu Dilalap Api, Petugas Masih Berjuang Padamkan Kebakaran

×

Dua Area Pabrik Sepatu di Dlanggu Dilalap Api, Petugas Masih Berjuang Padamkan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
Petugas pemadam kebakaran berjibaku memadamkan api yang melalap dua area pabrik sepatu di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Upaya pemadaman masih terus dilakukan untuk mengendalikan kobaran api.( foto: Wibowo)

Mojokerto, Sekilasmedia.com-Api seolah belum mau menyerah melahap gudang produksi sepatu PT Esa Kalen Jaya di Desa Kalen, Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto. Hingga Jumat (18/9/26) pagi, atau sekitar 22 jam sejak kebakaran terjadi, kobaran api masih bertahan di sejumlah titik bangunan.

Petugas gabungan terus berupaya menjinakkan api yang membakar area produksi dan pengepakan di Dusun Bendo Lor tersebut. Besarnya kobaran api dan material yang mudah terbakar membuat proses pemadaman berlangsung lama.

Kebakaran pertama kali terjadi pada Kamis (17/9/26) sekitar pukul 10.15 WIB. Dugaan awal, api muncul saat pekerja melakukan perbaikan gudang menggunakan peralatan las. Percikan pengelasan diduga menyambar material yang mudah terbakar hingga memicu kebakaran.

BACA JUGA :  Forkopimca Dlanggu dan BBWS Jatim, Tinjau 8 Rumah Terancam Longsor

Sejumlah karyawan sempat berusaha memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan merambat ke area penyimpanan bahan produksi sepatu.

Api kemudian melahap material yang berada di dua bangunan, yakni area pengepakan dan produksi. Dampak kebakaran membuat salah satu bangunan penyimpanan bahan sepatu mengalami kerusakan parah. Bahkan, sebagian struktur bangunan telah ambrol.

Prasetyo, salah satu petugas di lokasi, mengatakan petugas masih menghadapi kendala dalam memadamkan api. Material yang terbakar diduga mencakup bahan-bahan yang mudah tersulut dan sulit dikendalikan.

“Api masih susah dipadamkan karena diduga bahan yang terbakar terdapat cairan minyak thinner, lem, dan tumpukan bahan sepatu yang terbuat dari karet,” kata Prasetyo, Jumat (18/9/2026) pagi.

BACA JUGA :  Terbaru, Aston Mojokerto Meluncurkan Niskala Artisan Space

Untuk menunjang pemadaman, tim gabungan dari BPBD Kabupaten Mojokerto, BPBD Kabupaten Jombang, serta pemadam kebakaran swasta terus dikerahkan. Petugas juga mendatangkan puluhan truk tangki pengangkut air isi ulang secara bergantian guna menjaga pasokan air di lokasi.

Prasetyo menyebut, hingga pukul 07.50 WIB pada Jumat pagi, proses pemadaman telah berlangsung sekitar 22 jam sejak kebakaran pertama kali muncul.

Petugas masih berjibaku memadamkan titik-titik api sekaligus melakukan pendinginan. Upaya ini dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan api kembali membesar setelah kobaran utama berhasil dikendalikan.

Sementara itu, penyebab pasti kebakaran masih dalam penanganan petugas terkait. Total kerugian akibat kebakaran di pabrik sepatu tersebut juga masih dalam proses pendataan. (Clara)