Palembang,Sekilasmedia.com-Pameran filateli berskala internasional, Sriwijaya Philately Exhibition 2026, resmi dibuka di Atrium Palembang Square Mall pada Jumat (11/9/2026). Acara ini menjadi momentum penting dalam menegaskan kembali nilai strategis prangko bukan sekadar benda koleksi, melainkan sebagai media pelestarian sejarah dan budaya bangsa.
Kehadiran dua tokoh kunci, yakni Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dan Menteri Kebudayaan Republik Indonesia Fadli Zon, memberikan bobot tersendiri bagi penyelenggaraan acara ini. Keduanya secara tegas menyatakan bahwa filateli memiliki dimensi edukatif dan historis yang vital bagi generasi penerus.
Dalam sambutannya, Gubernur Sumsel H. Herman Deru menyoroti peran prangko sebagai rekaman visual atas perjalanan suatu bangsa. Ia menekankan bahwa setiap lembar prangko mendokumentasikan peristiwa penting, tokoh berpengaruh, hingga kekayaan budaya.
“Keberadaan prangko memiliki nilai penting karena merekam berbagai peristiwa, tokoh, budaya, hingga perjalanan suatu bangsa. Karena itu, filateli tidak hanya menjadi sebuah hobi, tetapi juga bagian dari upaya menjaga dan mengenalkan sejarah kepada generasi penerus,” ujar Herman Deru.
Sementara itu, Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, mengangkat prestise filateli yang kerap dijuluki sebagai “hobi para raja”. Di tengah dominasi era digital, Fadli Zon menilai prangko tetap relevan sebagai bagian dari material culture (budaya benda) yang autentik. Ia juga mencatat bahwa banyak negara, termasuk Indonesia melalui momen-momen bersejarah di Sumatera Selatan, terus mencetak prangko sebagai dokumentasi sejarah.
Fadli Zon juga menambahkan bahwa aktivitas kolektif dalam filateli mampu membentuk karakter positif. “Ini merupakan hobi yang sangat baik, terutama untuk melatih ketekunan, kerajinan, kejujuran, dan juga mempererat silaturahmi antarsesama,” katanya.
Ketua Pelaksana Sriwijaya Philately Exhibition 2026, Affan Prapanca, menyampaikan apresiasi tinggi atas dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan pemerintah pusat. Dukungan tersebut dinilai krusial dalam menciptakan ekosistem filateli yang sehat dan bertaraf internasional di daerah.
“Acara pembukaan turut dimeriahkan oleh Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumsel, serta pejabat terkait. Rangkaian acara meliputi pelantikan pengurus Filateli tingkat Kabupaten/Kota, pemberian penghargaan kepada kontributor, serta sesi presentasi koleksi prangko langka.
Melalui pameran ini, panitia berharap dapat semakin mempopulerkan minat filateli di kalangan generasi muda Sumatera Selatan, sehingga warisan sejarah melalui prangko dapat terus lestari.






