Malang,Sekilasmedia.com-Potensi ekonomi Kota Malang yang terus berkembang menjadi peluang bagi sektor perbankan untuk memperluas layanan sekaligus memperkuat kemitraan dengan pelaku usaha. Melihat potensi tersebut, Bank Jatim meresmikan outlet Jatim Prioritas Cabang Malang, Sabtu (24/10/2026), untuk menghadirkan layanan perbankan premium yang mengedepankan kenyamanan, privasi, dan kebutuhan finansial nasabah.
Peresmian outlet ini menjadi bagian dari pengembangan layanan Jatim Prioritas yang sebelumnya telah hadir di sejumlah kota di Jawa Timur. Direktur Keuangan, Treasury & Global Services Bank Jatim, RM Wahyu Kusumo Wisnubroto, menjelaskan bahwa outlet di Malang merupakan outlet kesembilan dari total sembilan outlet yang tersebar di enam kota.
Sebelumnya, Bank Jatim telah mengoperasikan delapan outlet, masing-masing empat outlet di Surabaya serta satu outlet di Kediri, Madiun, Jember, dan Banyuwangi. Layanan Jatim Prioritas sendiri mulai diperkenalkan pada Oktober 2015 di kawasan Rajawali.
Menurut Wahyu, kehadiran outlet di Malang diharapkan dapat memberikan pengalaman layanan yang lebih personal kepada nasabah prioritas, sekaligus memperkuat hubungan jangka panjang antara bank dan nasabah.
“Melalui Jatim Prioritas, Bank Jatim berkomitmen menghadirkan nilai tambah bagi nasabah melalui berbagai program dan fasilitas. Kami berharap layanan ini dapat memberikan kenyamanan, privasi, serta pelayanan personal sesuai kebutuhan nasabah,” ujarnya.
Selain layanan perbankan, nasabah Jatim Prioritas juga memperoleh berbagai fasilitas melalui kartu ATM Prioritas, termasuk penawaran di sektor kuliner, akses lounge bandara, perhotelan, perjalanan, kesehatan, dan berbagai kebutuhan gaya hidup lainnya.
Wahyu menilai, pengembangan layanan tersebut relevan dengan karakteristik Kota Malang yang memiliki potensi ekonomi beragam. Sektor perdagangan, jasa, pendidikan, dan pariwisata menjadi penopang aktivitas ekonomi yang terus berkembang.
Kondisi itu membuka peluang bagi Bank Jatim untuk memperluas kemitraan strategis, baik dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, maupun masyarakat.
“Kami memandang nasabah bukan sekadar pengguna produk perbankan, melainkan mitra dalam perjalanan dan pertumbuhan Bank Jatim. Kami ingin Jatim Prioritas menjadi solusi finansial yang mendukung perencanaan masa depan keluarga, pengembangan bisnis, serta pemenuhan kebutuhan keuangan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran Bank Jatim, khususnya Cabang Malang, menjadikan peresmian outlet tersebut sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas pelayanan, menjaga integritas, dan mengutamakan kebutuhan nasabah.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, menyambut positif pembukaan outlet Jatim Prioritas tersebut. Menurutnya, kehadiran layanan perbankan premium menjadi bagian dari upaya menyediakan fasilitas yang mendukung kebutuhan masyarakat dan pelaku usaha di Kota Malang.
Ia menilai, daya tarik Kota Malang tidak hanya bertumpu pada statusnya sebagai kota pendidikan, tetapi juga pada perkembangan sektor pariwisata, perdagangan, kuliner, dan jasa. Berbagai sektor tersebut saling terhubung dan menciptakan peluang ekonomi yang semakin luas.
“Dengan posisi dan potensi yang dimiliki saat ini, Kota Malang menjadi salah satu daerah yang menarik bagi pengembangan usaha. Tidak hanya sebagai kota pendidikan, tetapi juga kota wisata dengan banyak pelaku usaha yang berkembang di berbagai sektor,” ungkap Wahyu Hidayat.
Menurutnya, aktivitas pendidikan turut mendorong pertumbuhan sektor lain. Kehadiran mahasiswa, wisatawan, pelaku usaha, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event memberikan dampak berantai terhadap perekonomian daerah.
Pemkot Malang, lanjutnya, terus berupaya menjaga daya tarik tersebut melalui kemudahan perizinan dan dukungan terhadap berbagai kegiatan yang mampu menggerakkan ekonomi lokal.
Salah satu upaya yang didorong adalah pengembangan sport tourism dan penyelenggaraan event. Melalui pendekatan tersebut, pengunjung diharapkan tidak hanya datang untuk mengikuti kegiatan tertentu, tetapi juga menikmati destinasi wisata, kuliner legendaris, dan berbagai keunggulan Kota Malang.
“Ketika ada event di Kota Malang, kami ingin pengunjung tidak hanya datang untuk menghadiri acara, tetapi juga menikmati pariwisata dan kuliner yang menjadi keunggulan daerah. Dengan begitu, dampak ekonominya bisa dirasakan oleh sektor usaha lainnya,” jelasnya.
Wahyu juga menyinggung tantangan yang dihadapi pelaku usaha pariwisata, termasuk sektor perhotelan yang sebelumnya menyampaikan penurunan tingkat keterisian kamar di tengah kebijakan efisiensi. Karena itu, pemerintah daerah berupaya mendorong kegiatan yang dapat meningkatkan kunjungan sekaligus menggerakkan aktivitas ekonomi.
Ia menegaskan, Pemkot Malang ingin membangun kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga memiliki daya saing dan kualitas yang lebih baik.
Hal tersebut sejalan dengan visi menjadikan Kota Malang sebagai kota yang Mbois Berkelas. Pengembangan sektor usaha, pariwisata, dan ekonomi kreatif menjadi bagian dari upaya memperkuat posisi Malang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Malang Raya.
Pengakuan UNESCO terhadap Kota Malang sebagai kota kreatif dunia di bidang Media Arts juga dinilai semakin memperkuat daya tarik daerah. Status tersebut menjadi modal untuk memperluas peluang kolaborasi dan membuka ruang investasi pada sektor-sektor yang memiliki potensi pertumbuhan.
Wali Kota Malang mengungkapkan, dirinya juga merasakan manfaat fasilitas Jatim Prioritas, terutama saat melakukan perjalanan melalui bandara maupun ketika memanfaatkan penawaran di sejumlah hotel, pusat perbelanjaan, dan rumah makan.
Ia berharap fasilitas tersebut dapat memberikan manfaat lebih luas bagi nasabah, khususnya dalam menunjang kebutuhan bisnis dan mobilitas mereka.
“Sekali lagi, saya mengucapkan selamat kepada Bank Jatim Cabang Malang atas peresmian outlet Jatim Prioritas. Mudah-mudahan fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah,” ujarnya.
Lebih jauh, Wahyu berharap Bank Jatim terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah daerah. Peran perbankan, menurutnya, tidak cukup hanya melalui penyediaan layanan transaksi dan produk keuangan, tetapi juga perlu diwujudkan dalam dukungan terhadap perkembangan UMKM, penguatan kewirausahaan, dan perluasan akses keuangan bagi masyarakat.
Sinergi tersebut dinilai penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi Kota Malang berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi berbagai lapisan masyarakat.
Dengan peresmian outlet Jatim Prioritas, Bank Jatim diharapkan mampu memperkuat layanan bagi nasabah premium sekaligus menangkap peluang dari perkembangan ekonomi Kota Malang. Di sisi lain, kolaborasi antara perbankan dan pemerintah daerah menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong investasi, memperkuat dunia usaha, dan memperluas manfaat pertumbuhan ekonomi di Malang Raya.






