Peristiwa

Nelayan Temukan Jasad Pria di Perairan Gresik, Satpolairud Lakukan Evakuasi

×

Nelayan Temukan Jasad Pria di Perairan Gresik, Satpolairud Lakukan Evakuasi

Sebarkan artikel ini
Satpolairud Polres Gresik evakuasi mayat pria yang ditemukan di perairan antar Mengare dan Karangjamuan. (Foto: Humas Polres Gresik)

Gresik,Sekilasmedia.com-Sesosok mayat pria ditemukan mengapung di perairan antara Mengare dan Karangjamuan, Kabupaten Gresik, Sabtu (3/10/2026) sore.

Jasad tersebut dievakuasi Satpolairud Polres Gresik bersama personel Ditpolairud Polda Jawa Timur dan dibawa ke RSUD Ibnu Sina Gresik untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Korban diketahui bernama Moch Alga Pamungkas (25), warga Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya. Identitas tersebut diketahui berdasarkan kartu tanda penduduk (KTP) yang ditemukan di saku celana korban.

Penemuan jasad bermula ketika seorang nelayan yang sedang mencari ikan melihat tubuh pria mengapung di sekitar lokasi. Informasi itu kemudian dilaporkan kepada anggota Satpolairud Polres Gresik untuk ditindaklanjuti.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satpolairud menggunakan kapal patroli KP X-1017 bersama dua anak buah kapal (ABK) bergerak menuju lokasi sekitar pukul 15.10 WIB. Proses evakuasi juga mendapat bantuan personel BKO Ditpolairud Polda Jatim dengan mengerahkan KP X-1012, KP X-1039, dan KP X-2005.

BACA JUGA :  Team Riders Rescue Komando Kawal Jenazah Dari Jakarta ke Purworejo

Setelah berhasil dievakuasi, jasad korban dibawa ke daratan dan selanjutnya diangkut menggunakan ambulans menuju RSUD Ibnu Sina Gresik untuk menjalani pemeriksaan dan visum.

Kasatpolairud Polres Gresik AKP I Nyoman Ardita membenarkan adanya proses evakuasi tersebut. Ia mengatakan, petugas segera bergerak setelah menerima laporan dari nelayan mengenai penemuan jasad di perairan Mengare-Karangjamuan.

” Setelah menerima informasi, anggota bersama personel Ditpolairud Polda Jatim langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi,” ujar AKP I Nyoman Ardita.

Menurutnya, petugas juga berupaya menghubungi pihak keluarga korban berdasarkan identitas yang ditemukan pada jasad tersebut.

Dalam penanganan kejadian itu, petugas turut meminta keterangan dari dua nelayan yang mengetahui keberadaan jasad, yakni Akhmad Abdul Latif (59), warga Campurejo, Gresik, dan Abdul Hasan (31), warga Paciran, Lamongan.

BACA JUGA :  Perahu Nelayan Terbalik Usai Di Hantam Ombak Besar Di perairan Grajagan

Terkait penyebab kematian maupun kondisi lengkap korban, AKP I Nyoman Ardita menyatakan masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

” Untuk penyebab maupun kondisi lengkap korban masih dalam penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut. Yang terpenting, jasad sudah berhasil dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Satpolairud Polres Gresik mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar segera melapor kepada petugas apabila menemukan kejadian mencurigakan atau kondisi darurat di wilayah perairan.

Laporan dapat disampaikan melalui layanan kepolisian 110 atau layanan pengaduan Lapor Cak Rama Polres Gresik di nomor 081188002006 agar dapat segera ditindaklanjuti petugas.

Penulis: RudiEditor: Erik