Daerah

Perluas Jejaring Nasional, Rektor ULB Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., Kunjungi UST Yogyakarta dan Teken 4 Kesepakatan Penting

×

Perluas Jejaring Nasional, Rektor ULB Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., Kunjungi UST Yogyakarta dan Teken 4 Kesepakatan Penting

Sebarkan artikel ini
Perluas Jejaring Nasional, Rektor ULB Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., Kunjungi UST Yogyakarta dan Teken 4 Kesepakatan Penting, sekilasmedia.com, Arif

Yogyakarta,Sekilasmedia.com-Universitas Labuhanbatu (ULB) terus memperluas jejaring kerja sama nasional melalui kunjungan kerja ke Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta. Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antar perguruan tinggi yang berorientasi pada peningkatan mutu Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (7/10/2026), di Aula Pertemuan UST Yogyakarta tersebut dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., didampingi jajaran pimpinan universitas, yaitu Wakil Rektor I Dr. Sriono, S.H., M.Kn., Wakil Rektor III Dr. Marlina Siregar, M.Pd., serta Dekan FKIP Universitas Labuhanbatu Dr. Sakinah Ubudiyah Siregar.

Kehadiran delegasi ULB tersebut disambut hangat oleh pihak Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa Yogyakarta. Suasana pertemuan berlangsung hangat dan produktif dengan semangat kekeluargaan Tamansiswa.

BACA JUGA :  Buka Musrenbangcam, Bupati: Pembangunan Harus Inklusif

Dalam kunjungan tersebut, kedua universitas menyepakati dan menandatangani 4 kesepakatan penting sebagai landasan kerja sama berkelanjutan, yakni:

1. Memorandum of Understanding (MoU), sebagai payung hukum kerja sama di tingkat universitas untuk jangka panjang.
2. Memorandum of Agreement (MoA), sebagai perjanjian kerja sama di tingkat Fakultas dan Program Studi untuk pelaksanaan Tri Dharma secara lebih teknis.
3. Surat Perjanjian Kerja Sama (SPK), sebagai dokumen operasional untuk pelaksanaan program-program spesifik yang siap diimplementasikan dalam waktu dekat.
4. Focus Group Discussion (FGD), sebagai forum akademik untuk merumuskan dan menyamakan persepsi terkait program kolaborasi, meliputi pertukaran mahasiswa melalui skema MBKM, program visiting lecturer, penelitian bersama (joint research), pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi ilmiah bersama.

BACA JUGA :  Mbludak, Prosesi Bayuh Pinaruh di Pantai Shindu

Rektor Universitas Labuhanbatu, Assoc. Prof. Ade Parlaungan Nasution, Ph.D., menegaskan bahwa kunjungan ke UST Yogyakarta bukan sekadar seremonial penandatanganan dokumen, melainkan langkah konkret untuk memastikan setiap kerja sama memiliki implementasi yang terukur, inovatif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas lulusan dan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi.

Dengan adanya kerja sama ini, Universitas Labuhanbatu dan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa sepakat untuk menjadikan kemitraan ini sebagai model kolaborasi produktif antar perguruan tinggi lintas pulau, dari Sumatera ke Jawa, untuk mewujudkan pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing nasional.

Penulis: ArifEditor: Erik