TENTARAKU

171 Personel Kodim 0815 Mojokerto Ikuti Latihan Menembak Semester II di Bangsal

×

171 Personel Kodim 0815 Mojokerto Ikuti Latihan Menembak Semester II di Bangsal

Sebarkan artikel ini
Kodim 0815/Mojokerto menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Semester II Tahun Anggaran 2026 di Lapangan Tembak Pratitis SPN Polda Jatim, Bangsal. Kegiatan yang diikuti 171 personel ini bertujuan menjaga kemampuan, kedisiplinan, dan profesionalisme prajurit. (Foto:Wibowo)

Mojokerto,Sekilasmedia.com-Masih dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan serta kemahiran prajurit dalam menggunakan senjata, Kodim 0815/Mojokerto menggelar Latihan Menembak Senjata Ringan (Latbakjatri) Semester II Tahun Anggaran 2026 hari pertama, Selasa (03/11/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Tembak Pratitis SPN Polda Jatim, Desa Pacing, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, dengan diikuti sekitar 171 personel.

Latihan tersebut dihadiri langsung Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo, S.Hub.Int., selaku Komandan Latihan (Danlat), didampingi Kasdim Mayor Inf Suwadi selaku Wakil Komandan Latihan (Wadanlat).

BACA JUGA :  Kabar TMMD ke-107 Terdengar Hingga ke Nelayan Pesisir Besuki

Sebelum latihan dimulai, seluruh peserta mengikuti apel pengecekan yang dipimpin Kapten Inf Irsyad Hari Purnomo selaku Koordinator Materi (Koormat) Senapan. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya mengikuti seluruh prosedur dan instruksi pelatih, serta mengutamakan faktor keamanan selama pelaksanaan latihan.

Latihan menembak dilaksanakan menggunakan senjata SS1 R5 dengan jarak tembak 100 meter. Setiap prajurit melaksanakan latihan dalam tiga sikap, yakni tiarap, duduk, dan berdiri, dengan tahapan munisi koreksi serta munisi penilaian. Pelaksanaan dibagi dalam beberapa gelombang dan menggunakan 10 lajur tembak secara bergantian di bawah pengawasan petugas.

BACA JUGA :  Berbagi Informasi dan Pembekalan Di SMKN 2 Mojokerto

Dandim 0815/Mojokerto Letkol Inf Abi Swanjoyo menegaskan bahwa latihan menembak merupakan program pembinaan kemampuan prajurit yang harus dilaksanakan secara terencana dan berkesinambungan.

“Latihan menembak ini menjadi sarana untuk memelihara sekaligus meningkatkan kemampuan dan kemahiran prajurit. Saya tekankan kepada seluruh personel agar mengikuti setiap tahapan latihan dengan sungguh-sungguh, disiplin, serta senantiasa mengutamakan faktor keamanan, sehingga kemampuan profesionalisme prajurit tetap terjaga,” tegasnya.

Melalui latihan rutin ini, diharapkan kemampuan dasar keprajuritan, khususnya dalam bidang menembak, senantiasa terpelihara guna mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI AD. (Pendim0815).