Daerah

TIMPANGAN BANSOS, ANGGOTA DPRD BALI PROTES KETUA DAN WAKIL

×

TIMPANGAN BANSOS, ANGGOTA DPRD BALI PROTES KETUA DAN WAKIL

Sebarkan artikel ini

Denpasar Bali,Sekilasmedia.com –
Kecemburuan sejumlah anggota DPRD terhadap Ketua DPRD Bali, soal dana bantuan sosial (bansos) mengemuka dalam rapat kerja gabungan pembahasan Ranperda APBD tahun 2019 di Gedung DPRD Bali, pada Senin (19/11) kemarin.

” Terus terang, dari badan anggaran kita dapat bocoran kalau anggaran bansos DPRD Bali untuk para anggota sebesar Rp 6, 5 miliar dan itu dipotong 2,5 miliar untuk pembangunan shortcut Buleleng-Mengwi kita tidak masalahkan. Tetapi, kalau Ketua Dewan mendapatkan hibah sampai 10 milliar, jelas ini enggak etis, ” ungkap Sekretaris Komisi I DPRD Bali, Dewa Nyoman Rai, usai rapat.

BACA JUGA :  Polwan Polres Batu Sosialisasikan Penerimaan Calon Anggota Polri TA 2023 Sambil Berbagi Takjil 

Bahkan juga mengaku kesal, lantaran dalam rancangan APBD tahun 2019 disebutkan, kalau Wakil Ketua DPRD mendapatkan dana hibah sebesar Rp 8 Milliar. ” Ini betul betul tak beretika dan tidak sehat, kalau lebih Rp 2 Milliar enggak masalahlah, ” keluhnya.

Selain mempersoalkan soal dana bansos, Rai juga mempertanyakan dipatoknya waktu pada saat rapat kerja. Karena menurut Rai, yang namanya rapat kerja semestinya waktu tidak dibatasi.

BACA JUGA :  Gema Sholawat Di Babat Toman Bupati Toha Hadiri Wisuda Santri Dan Berpesan Soal Introspeksi Diri Di 1 Muharram

” Yang sepakat sidang hanya 1 jam siapa, pokoknya otoriter. Namanya saja rapat kerja, ya kerja? ini kok kesannya cepat cepat agar disetujui, ” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan Rai, terkait timpangnya penggelontoran dana bansos pada RAPBD tahun 2019, pihaknya akan terus protes dan melawan.

” Demi kebersamaan, dimanapun saya akan lawan, Ketua dan Wakil itu formalitas pada prinsipnya kita sama kok, ” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bali, I Nyoman Adi Wiryatama, hingga berita ini diluncurkan, masih belum bisa dimintai keterangan terkait persoalan ini.(son)