Kampanye Akbar Gus Ipul-Puti Dipadati BMI Akbar Abas-Yusuf Widyatmoko-Nazaruddin Kiemas, BANTENG MUDA INDONESIA TRENGGALEK PUN KERAHKAN RIBUAN MASSA DARI TRENGGALEK DAN SEKITAR

×

Kampanye Akbar Gus Ipul-Puti Dipadati BMI Akbar Abas-Yusuf Widyatmoko-Nazaruddin Kiemas, BANTENG MUDA INDONESIA TRENGGALEK PUN KERAHKAN RIBUAN MASSA DARI TRENGGALEK DAN SEKITAR

Sebarkan artikel ini

               Nazarudin, Akbar Abbas, Yusuf W.

MADIUN (sekilasmedia.com) Kampanye Akbar dalam suatu Pemilihan Kepala Daerah maupun Pemilu umumnya, dijadikan gong ‘pamungkas’ untuk menggetarkan rakyat dan pemilih agar terkena magnet untuk mendukung jago-jago yang diusungnya. Begitupun Kampanye Akbar jatah terakhir Cagub-Cawagub Jatim 2018-2023 Gus Ipul-Puti yang diusung PKB-PDIP-Gerindra-PKS, yang dilaksanakan di Lapangan Gulun Kelurahan Kejuron Kecamatan Taman Kota Madiun Kamis 21 Juni 2018 dilaksanakan besar-besaran dengan dihadiri tokoh-tokoh besar termasuk Megawati Sukarnoputri Ketua Umum DPP PDIP, Muhaimin Iskandar Ketum DPP PKB, Hasto Kristiyanto sekjen DPP PDIP, Halim Iskandar Ketua DPW PKB/DPRD Jatim, Pramono Anung, Kusnadi Ketua DPD PDIP Jatim, Sri Untari sekretaris DPD PDIP Jatim, tentu saja juga Gus Ipul-Puti dll.

*MEGAWATI NGECEK KEHADIRAN MASSA PDIP BERBAGAI DAERAH, JOMBANG 50 MOBIL, KABUPATEN MADIUN 12 RIBU MASSA*
Banyak pula elemen besar masyarakat yang mensukseskan Kampanye Akbar Gus Ipul-Puti, bahkan Megawati Sukarnoputri ketika pidato di atas panggung kehormatan sekaligus digunakan ‘ngecek’ kehadiran jaringan partainya dari berbagai daerah di Jatim. “Siapa saja, daerah mana saja yang hadir disini saya ingin tahu,” kurang-lebih salah satu pekikan Megawati yang disambut gemuruh sekitar 25 ribu massa.

Rombongan dari Jombang pun angkat tangan bersorak-semangat menyambut Megawati, dipimpin Marsaid ketua DPC PDIP Kabupaten Jombang, begitupun rombongan Nganjuk yang dipimpin Tatit ketua DPC PDIP Kabupaten Nganjuk. Untuk rombongan Kabupaten Madiun tidak perlu ditanya lagi, dipimpin Nanang ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun mengerahkan ribuan massa dan kemungkinan yang terbanyak. “Kami mengerahkan 12 ribu lebih massa,” ungkap Nanang, diiringi Marsaid ketua DPC PDIP Jombang yang mengerahkan 50 mobil lebih begitupun Tatit ketua DPC PDIP Nganjuk.

*HADIR PULA MASSA PROJO, BaraJP, BANTENG MUDA INDONESIA TRENGGALEK DAN SEKITAR*
Namun yang tidak kalah gerakannya dari itu semua adalah elemen lain seperti Pro Jokowi atau Projo yang di level Jatim dipimpinn Suhandoyo sedangkan dari Madiun digerakkan oleh Heri bersama Yulianto dan John Vera dkk. Begitu pula Barisan Relawan Jokowi Presiden atau Bara JP dan lain-lain. “Memang bisa benar jika ada 25 ribu lebih massa hadir saat ini,” ungkap Gardi Gazarin pengamat Sosial Politik Dan Kamtibmas Jatim yang juga teman akrab Gus Ipul dan Ummu Fatma isteri Gus Ipul.

BACA JUGA :  Kabar Baik Dari Paslon Niat Untuk Bawean, Beri Subsidi Penumpang Kapal 

Dari sayap-sayap partai PDIP juga ada gerakan massa termasuk Banteng Muda Indonesia konsolidasi Akbar Abas Ketua BMI Kabupaten Trenggalek koordinasi dengan sejumlah BMI kabupaten/kota lain yang juga mengerahkan ribuan massa ikut memadati Lapangan Gulun Kota Madiun tersebut. “Kami tidak akan berhenti hanya untuk kampanye akbar ini namun kami akan terus bergerak riil di lapangan,” ungkap Akbar Abas SE MM ketua BMI Kabupaten Trenggalek, dimana untuk BMI pusat dipimpin Nazaruddin Kiemas saudara kandung Taufiek Kiemas, sedangkan untuk BMI Jatim sejak Februari 2018 dipimpin Yusuf Widyatmoko yang juga Wakil Bupati Banyuwangi.

*BMI TRENGGALEK DAN SEKITAR KERAHKAN RIBUAN MASSA, JUGA BENTUK BARISAN MUDA ANTI MONEY POLITICS*
Sebagaimana diketahui BMI pusat dibawah kepemimpinan Nazaruddin Kiemas dan BMI Jatim pimpinan Yusuf Widyatmoko (Wabup Banyuwangi, red.) sebagai sayap partai PDIP jauh-jauh hari jelas-jelas mendukung Gus Ipul-Puti. Namun BMI Kabupaten Trenggalek pimpinan Akbar Abas SE MM sejak sebelumnya telah melakukan berbagai improvisasi dukungan yang berkesinambungan. Pengerahan ribuan massa BMI Trenggalek koordinasi sejumlah BMI daerah lain saat Kampanye Akbar Gus Ipul-Puti hanyalah salah satunya.

BACA JUGA :  Sadarestuwati, Gus Ton, Daim, dan Wahyu Haminarko, Alternatif Di Pilbup Mojokerto 2020

Akbar Abas selaku ketua BMI Kabupaten Trenggalek saling bahu-membahu terus bergerak ke berbagai elemen masyarakat di kota-kota maupun hingga di desa-desa untuk mendapatkan dukungan bagi Gus Ipul-Puti menuju Hari H pencoblosan Pilgub Jatim 27 Juni. Tak lupa Akbar Abas menggerakkan generasi muda yang menjadi prioritas gerakan BMI, termasuk  membentuk pasukan Barisan Muda anti Money Politics. “Kami juga membentuk pasukan Barisan Muda anti Money Politics yang untuk Trenggalek saja sudah ada 500 lebih pasukannya,” ungkap Akbar Abas yang juga pernah menjadi Ketua DPRD/PSSI Kabupaten Trenggalek.

*BMI TRENGGALEK JUGA ‘MENGGARAP’ KALANGAN DUKUN DAN MERANGKUL TOKOH-TOKOH LAMA PDIP*
Gerakan yang dibentuk Akbar Abas dengan BMI Trenggalek-nya, tidak hanya berhenti untuk wilayah Kabupaten Trenggalek saja. Misal soal pembentukan pasukan Barisan Muda anti Money Politics yang dibentuk oleh Akbar Abas itu sedang terus ditularkan agar dibentuk oleh BMI-BMI daerah lain se-Jatim ataupun bahkan oleh siapapun yang peduli untuk memenangkan Gus Ipul-Puti.

Gerakan lain Akbar Abas ke desa-desa diantaranya adalah merangkul sebanyak mungkin dukun di wilayah Kabupaten Trenggalek untuk memilih Gus Ipul-Puti. Tak ketinggalan pula, Akbar Abas merangkul para tokoh lama PDIP yang selama ini merasa tersisihkan padahal banyak diantara mereka merupakan bagian sejarah awal menuju kesuksesan PDIP. Menurut Akabar Abas, tokoh lama PDIP yang tersisihkan itu tidak hanya terjadi di Trenggalek namun menyeluruh se-Indonesia. “Kami merangkul siapapun yang mau dan potensi memilih,” ungkap Akbar Abas yang terobosan-terobosannya serasa luar biasa dan layak ditiru di dearah-daerah lain. Pendapat Anda? Sms atau WA kesini= 081216271926.